Kecamatan Helumo Gelar Musrenbag, 11 Desa Usul Pembangunan Infrastruktur
Dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat untuk penyusunan program kerja tahun anggaran 2018.
Penulis: | Editor: Andrew_Pattymahu
Liputan Wartawan Tribun Manado, Felix Tendeken
TRIBUNMANADO.CO.ID,MOLIBAGU - Dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat untuk penyusunan program kerja tahun anggaran 2018. Maka Pemerintah Kecamatan Helumo, menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), Kamis (9/2) dikantor Camat Helumo.
Dalam musyawarah tersebut 11 desa mengusulkan program pembangunan infrastruktur dan pengentasan kemiskinan, seperti Rumah Layak Huni (RLH).
Menanggapi usulan ini Camat Helumo, Midyan Katili, mengatakan program prioritas masing - masing desa akan ditampung dan diperjuangkan.
Kemudian disinkronisasikan bersama Program Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
"Aspirasi masyarakat diperoleh dari Musrenbag desa. Kemudian apa yang diprioritaskan disampaikan dalam Musrenbang tingkat kecamatan,"kata Camat menjelaskan tujuan kegiatan.
Dijelaskannya pihak desa wajib konsultasikan rencana tersebut kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang terhubung dengan program. Semua harus berkaitan dengan fungsi masing - masing SKPD.
Ia juga mengaku bahwa ada beberapa usulan desa yang harus dipilah - pilah kembali. Sebab ada program yang berkaitan dengan dana pemerintah daerah dan pusat masih tergabung.
Padahal ada pembedaan penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) yang bersumber dari APBD, dan Dana Desa bersumber dari APBN.
"Jadi semua masih tergabung,"kata Camat.
Dia mencontohkan usulan pembangunan gedung sekolah Taman Kanak - kanak (TK), atau Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang didanai lewat ADD/DD.
Semua itu tergabung karena ada kebijakan Pemerintah Pusat agar setiap desa wajib memiliki TK atau PAUD.
"Jadi masyarakat harus tahu tiap program beda sumber danannya,"kata Camat menjelaskan.
Kemudian kata dia jika semua usulan dari 11 Desa dipresentasikan, maka sebesar 75 persen meminta pembangunan infrastruktur.
Seperti pembangunan jalan, jembatan, tanggul pemecah ombak, dan normalisasi bataran sungai.