Dinas Pendidikan Bolmong Akan Petakan Guru
- Dinas Pendidikan Bolaang Mongondow akan memetakan kembali para guru. Sebab di sejumlah sekolah guru menumpuk, sementara sekolah lain malah kekuranga
Penulis: Finneke | Editor: Andrew_Pattymahu
Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan
TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Dinas Pendidikan Bolaang Mongondow akan memetakan kembali para guru. Sebab di sejumlah sekolah guru menumpuk, sementara sekolah lain malah kekurangan.
"Daerah seperti Lolayan dan Passi banyak guru, sementara daerah pesisir Bolmong malah kekurangan," ujar Kepala Dinas Pendidikan, Djafar Paputungan, Selasa (31/1).
Program pemetaan guru ini juga merupakan program nasional dari Kementerian Pendidikan. Djafar saat ini sudah memegang data di mana saja sekolah yang perlu pengurangan dan mana yang butuh penambahan.
"Ini masalah mungkin tak pernah diungkap le permukaan. Memang sekarang sudah ada datanya. Namun akan divalidasi kembali. Baru petakan lagi," ucapnya.
Program ini juga menjadi satu di antara upaya menaikkan Indeks Pembangunan Manusia Bolmong yang menduduki posisi ke-13 se-Sulawesi Utara. Indikasi rendahnya IPM di Bolmong karena banyaknya anak putus sekolah.
"Datanya anak usia SMP banyak tak sekolah. Nyatanya data ini adalah anak-anak yang tinggal di perbatasan dengan daerah lain. Mereka lebih memilih sekolah di Kotamobagu," ucapnya.
Dinas Pendidikan Bolmong akan mendata secara real. Itu harus langsung ke para kepala desa. "Harus datangi para Sangadi dan minta data anak-anak di desa. Supaya jelas. Sehingga data anak putus sekolah di Bolmong itu benar-benar jelas," pungkasnya.
Djafar yang baru menjabat ini juga punya program pengaduan online di lingkup Dinas Pendidikan. Para pegawai maupun guru bisa langsung mengadu lewat telepon.
"Kita kerjakan secara berjenjang. Di kecamatan-kecamatan kan ada UPTD juga. Silakan kalau ada pengeluhan atau apa sampaikan. Kota aduan resmi secara online segera kami buka," ujarnya. (fin)