Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Eva Sarundajang Desak KEK dikelola PT MSH

PT Membangun Suluy Hebat (MHS) Persero bakal kecipratan dana rp 25 miliar dari Pemerintah Provinsi.

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor:
TRIBUNMANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Rapat paripurna dalam rangka mendengar pandangan enam fraksi di DPRD terkait Ranperda penyertaan modal ke PT MSH Persero, Rabu (24/1). 

Laporan wartawan Tribun Manado Christian Wayongkere

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO -  PT Membangun Suluy Hebat (MHS) Persero bakal kecipratan dana rp 25 miliar dari Pemerintah Provinsi. Guna memuluskan itu perlu adanya Peraturan daerah yang mengatur sehingga DPRD Sulut dan Pemprov melakukan rapat paripurna dalam rangka mendengar pandangan enam fraksi di DPRD terkait Ranperda penyertaan modal ke PT MSH Persero, Rabu (24/1).

"Dengan hadirnya PT MSH Persero dan penyertaan modal rp 25 miliar dapat melakukan pembangunan dan pengelolaan kawasan ekonomi khusus (KEK) di Bitung," kata Eva Sarundajang dari fraksi PDI Perjuangan.

Menurut putri mantan gubernur Sulut SH Sarundajang jika pengelolaan dan pembangunan di KEK berjalan dapat menopang perekonomian di Sulut. Selain itu di hadapan ketua partainya, Eva tak segan mendesak agar keberadaan PT MSH bisa berbadan hukum.

"Untuk pemegang saham sekarang baru satu yakni pemprov Sulut kami minta harus lebih dari satu," tegas sekretaris Fraksi PDI Perjuangan.

Denny H Sumolang dari Fraksi Restorasi Nurani untuk Keadilan meminta haruss ada badan pengawas independen dalam mengawasi PT MSH. Sama seperti fraksi PDI Perjuangan pongoperasian MSH harus ada pemegang saham lebih dari satu.

"Kan masih ada pemkot Bitung dan Pemkab Minut, desak mereka selesai ranperda terkait ini agar bisa masuk sebagai pemegang saham," jelas Sumolang.

Menyikapi itu Olly Dondokambey Gubernur Sulut berkata untuk catatan dari FPDIP akan ditindak lanjuti untuk dipercepat KEK di Bitung.

"Untuk langkah awal dari PT MSH akan investasi lewat Momoramdum of understanding (MoU) bersama PLN untuk bangun pembangkit listrik di Sulut 2x100 MW dengan pembagian 49 persen dari PT MSH dan 51 persen dari PLN sahamnya," urainya.

Terkait kepemilikan saham lebih dari satu pihak kata Olly akan diselesaikan lebih dahulu Ranperda penyerataan modal dan daftar ke notaris kemudian mengajak beberapa daerah untuk penyerataan modal.

"Selain penyertaan modal dari daerah lain di provinsi Sulut rencananya akan pinjam modal ke Bank SulutGo," tukasnya

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved