Dishub Dan Polres Manado Tata Program Atasi Kemacetan
Untuk mengatasi kemacetan di kota Manado, Dinas Perhubungan Kota Manado bekerjasama denga Polresta Manado telah merancang berbagai program.
Penulis: | Editor: Andrew_Pattymahu
Laporan Wartawan Tribun Manado Christian Kagansa
TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Untuk mengatasi kemacetan di kota Manado, Dinas Perhubungan Kota Manado bekerjasama denga Polresta Manado telah merancang berbagai program.
Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) kota Manado, M Sofyan mengungkapkan, pihaknya sudah memprogramkan pembenahan fasilitas seperti terminal, pembenahan jalan serta memasang CCTV di beberapa titik untuk mengontrol lalu lintas di kota Manado.
"Kami akan melakukan hal-hal tersebut, agar kemacetan di kota Manado mudah di Kontrol, ini untuk mempermudah para petugas di lapangan baik dari pihak dishub dan juga kepolisian. Melalui CCTV tersebut, kita dengan cepat mengetahui titik kemacetan dan segera menurunkan personel," ungkap Sofyan.
Saat ini, lanjut dia, kami memiliki anggaran kurang lebih 1 Miliar untuk program tahun ini.
"Kami juga, akan mendata jumlah angkot di kota Manado. Dengan penataan tersebut, kami bisa mengetahui berapa besar dan berapa banyak terminal dan fasilitas lainnya digunakan. Dan ini adalah merupakan salah satu cara untuk mengatasi kemacetan," ujarnya.
Terpisah, Kasat Lantas Polresta Manado Roy Tambajong mengatakan, saat ini pihaknya hanya melakukan rekayasa lalulintas, untuk mengurangi kemacetan, karena tak ada alternatif lain.
"Ke depan, kami bekerjasama dengan Dishub untuk melakukan pembenahan fasilitas, seperti jembatan penyebrangan bersusun, di Zero Point, It Center dan di Jalur jalan Sam Ratulangi," kata Tambajong.
Di tambahkannya, untuk jembatan susun tersebut, seperti di Zero Point akan dilakukan bersusun dan bisa di lintasi oleh kendaraan dari beberapa titik seperti, dari arah GMIM Sentrum, Jumbo dan juga kendaraan dari arah Boulevard.
Di katakan Tambajong, pihaknya juga akan mengusahakan penambahan personel, karena, saat ini personelnya hanya sebanyak 15 orang, tak cukup untuk mengatasi kemacetan di Kota Manado.
Sedangkan untuk pihak Dishub sendiri, menurut pengakuan Kadishub M Sofyan, pihaknya saat ini memiliki 104 tenaga harian lepas (THL), untuk membantu pihak kepolisian di lapangan. (crk)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/macet-di-zero-point_20160620_172250.jpg)