Warga Transmigrasi Balukut Harap Jalan Diaspal
Romi Mokoginta (50) Warga transmigrasi Balukut di Desa Motongkad Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) berharap akses jalan segera diaspal pemeri
Penulis: Aldi Ponge | Editor: Andrew_Pattymahu
TRIBUNMANADO.CO.ID,TUTUYAN-Romi Mokoginta (50) Warga transmigrasi Balukut di Desa Motongkad Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) berharap akses jalan segera diaspal pemerintah.
Lokasi transmigrasi ini berada di bukit yang jaraknya sekitar lima kilometer dari Desa Motongkad. Hanya kendaraan khusus yang bisa mencapai lokasi tersebut.
Jalan yang dibangun tahun lalu hanya hamparan pasir batu yang sudah terbongkar. Padahal jalan memiliki kemiringan sekitar 50 derajat. Batu berukuran besar sudah berhamburan di jalan tersebut.
Dalam perjalanan menuju lokasi tersebut beberapa kendaraan mengalami kecelakaan. Beberapa memilih meninggalkan kendaraan dan berjalan kaki.
Sebanyak 51 unit rumah dibangun sejak 2012 silam. Setiap keluarga menempati rumah papan yang miliki ukuran 6x6 meter.
Rumah yang ditempati sebanyak 40 unit. Lokasi yang terlantar sejak empat tahun silam. Kini sudah berubah menjadi perkampungan, setelah ditinggali tiga pekan lalu.
Warga transmigrasi sudah membersihkan rumah. Mereka menanami pekarangan dengan berbagai rempah-rempah.
Wakil Bupati Rusdi Gumalangit melakukan kunjungan di lokasi tersebut untuk mengetahui kondisi warga. Hadir pula kadisnaker provinsi Sulut dalam acara syukuran warga transmigrasi, pada Senin (23/1).
"Hidup di sini sudah senang dibanding waktu di kampung karena tak rumah," ujar Romi Mokoginta.
Mereka mendapatkan rumah dengan pekarangan seluas 25x50 meter. "Hanya akses jalan yang perlu diaspal dan tak ada jaringan listrik. Informasinya akan mendapat solar cell," bebernya.
Warga memilih tetap tinggal diperkampungan transmigrasi karena jalan yang rawan terjadi kecelakaan.
"Saya berharap segera mendapatkan lahan yang dijanjikan satu hektar untuk perkebunan," bebernya.
Katanya mereka masih menunggu jaminan hidup yang dijanjikan seperti bahan pokok dan alat pertanian. "Semoga cepat dibagikan agar segera berkebun," ucapnya.
Kepala Dinas transmigrasi, tenaga kerja dan ESDM Boltim, Irwan Kyai Demak mengatakan 51 unit rumah transmigrasi yang ditempati 40 unit.
"Lima keluarga berasal dari Jakarta dan 35 merupakan transmigrasi lokal," ungkapnya.