Kepala Ditebas Parang, Recky Meronta di Ruang UGD Pancaran Kasih
Wajah Recky Makarawung bersimbah darah ketika dilarikan ke rumah sakit Pancaran Kasih, Sabtu (21/1) oleh teman-temannya.
Penulis: Nielton Durado | Editor: Andrew_Pattymahu
Laporan Wartawan Tribun Manado Nielton Durado
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Wajah Recky Makarawung bersimbah darah ketika dilarikan ke RS Pancaran Kasih, Sabtu (21/1) oleh teman-temannya. Sesekali jeritannya sempat mengagetkan para pasien lainnya yang ada di ruangan UGD tersebut.
Meski bersimbah darah ia terlihat merontah ketika para suster ingin mengobati luka robek yang ada di bagian atas kepalanya. "Suster, Sakit Sekali tolong pelan-pelan jangan terlalu keras menekan luka saya," pinta pria 44 tahun itu.
Recky tak pernah menyangka bahwa pesat minuman keras yang dilakukan bersama rekan-rekannya di kecamatan Sario harus berakhir dengan luka robek di kepalanya akibat di terjang parang oleh RM (20) warga kelurahan Titiwungen Utara Kecamatan Sario yang tak lain adalah teman mirasnya sendiri.
"Kami berdua sempat beradu mulut, namun sempat didamaikan oleh teman-teman saya, tapi ketika saya hendak meminta maat tiba-tiba dia mencabut parang yang ada dibawah kursi dan membacok bagian kepala saya," aku korban.
Seusai membacok korban, RM kemudian melarikan diri dari pesta miras tersebut, para teman-temannya lantas menelpon Polresta Manado.
Mendapatkan laporan tersebut, Tim Paniki Rimbas Dua dibawah pimpinan Ipda Tedd Malamtiga kemudian menuju lokasi dan mencari RM.
Kurang lebih 40 menit lamanya, RM Kemudian Berhasil diamankan oleh tim anti bandit Polresta Manado dirumahnya sendiri.
RM kemudian dibawah ke Polresta Manado dan untuk dimintai keterangan. "Saya dan Recky sempat bermasalah beberapa bulan yang lalu dan jujur saja saya masih dendam dengan dia," ujar RM.
Kasubag Humas Polresta Manado AKP Rolly Sahelangi membenarkan adanya penangkapan tersebut.
"Tersangka sudah kami amankan dan segera di proses berdasarkan kejahatan yang dilakukannya," tandas Sahelangi. (nie)