Jumat, 24 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Uang 80 Ribu Dollar AS Milik Nasabah Bank di Manado Dibawa Kabur

"Dia bilang butuh uang 80.000 dollar untuk diberikan ke klien, karena saat itu Bank BRI belum memiliki dana sebesar itu."

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Fransiska_Noel
TRIBUNMANADO/NIELTON DURADO
Ko Titi (tengah, kaos putih) korban penipuan orang tak dikenal. Uang 80 Ribu USD Miliknya dibawa kabur. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Ko Titi pemilik PT Cetralindo Falutama sempat mengingatkan Deni Tumewu sebanyak empat kali sebelum dirinya sampai di Bank Rakyat Indonesia, Manado, untuk menukarkan uang senilai 80.000 dollar USA atau setara Rp 1.040.000.000.

"Saya bilang jangan dulu dikasih uangnya kalau belum ditukar menjadi rupiah," jelas ko Titi, Kamis (19/1) dengan nada kecewa.

Ia juga tidak menyangka, uang miliknya malah dibawa lari oleh penipu.

"Dia bilang butuh uang 80.000 dollar untuk diberikan ke klien, karena saat itu Bank BRI belum memiliki dana sebesar itu. Dia juga mengatakan uang tersebut bakal langsung ditukar ke dalam rupiah," ungkap pria paruh baya ini.

Tanpa curiga ia kemudian mengiyakan permintaan orang tak dikenal itu, dan langsung memerintahkan Deni Tumewu untuk mengantar uang tersebut ke kantor Bank BRI Cabang Manado.

"Saya langsung bilang pada manager di kantor untuk antar uang ke bank BRI di jalan Sarapung secepatnya," lanjutnya.

Di tempat yang sama Deni Tumewu, Manager PT Cetralindo Falutama yang mengantar uang tersebut mengaku tidak pernah curiga dengan tingkah laku orang itu saat tiba di Kantor Bank BRI Cabang Manado.

"Ketika saya sampai dia begitu ramah dan langsung menyambut saya naik ke lift menuju lantai dua. Waktu sampai di lantai dua banyak sekali orang yang menyapa dia dengan ramah jadi saya berpikir bahwa dia memang orang penting," ujar Denny.

Denny menambahkan ia lantas masuk ke dalam ruangan dan transaksi itupun terjadi.

"Dia minta uang untuk dilihat, tapi saya bilang harus ada rupiah dulu. Tapi dia malah bersikeras untuk mengecek terlebih dahulu, saya kemudian serahkan uangnya," urai Denny.

Ketika diserahkan Denny mengaku tersangka langsung berdiri dan permisi ke lantai enam untuk mengambil uang rupiah.

"Saya sempat cegat dan bilang tunggu sebentar, tapi dia lantas menunjukan seorang pria dan bilang tunggu dengan staf saya sebentar. Lalu dia masuk lift dan menghilang," papar dirinya.

Terpisah, Wakil Pemimpin Wilayah BRI Manado, Widodo Hery S, mengharapkan masyarakat harus waspada terhadap penipuan oleh orang yang tak bertanggung jawab. Sebab hal ini bisa merugikan semua pihak.

"Kami minta masyarakat harus waspada terhadap oleh orang tak bertanggung jawab," ujar Wakil Pemimpin Wilayah BRI Manado, Widodo.

Mengenai peristiwa yang terjadi, menurut dia, pada 19 Januari 2017 security BRI mendapat laporan dari sesorang yang mengaku menjadi korban penipuan yang terjadi di lingkungan BRI.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved