Atap Rumah Hancur, Rian Lari Memengang Piring
Atap rumah milik Jaklin Kamea hancur ditimpah pohon di Kelurahan Molas, Kecamatan Bunaken, Minggu (8/1) sekitar pukul 13.30 Wita.
Penulis: | Editor: Andrew_Pattymahu
TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Atap rumah milik Jaklin Kamea hancur ditimpah pohon di Kelurahan Molas, Kecamatan Bunaken, Minggu (8/1) sekitar pukul 13.30 Wita.
Rumah tersebut ditinggal oleh Rian Mananeke bersama keluarganya.
"Saya sementara makan. Istri dan anak saya duduk hampir tidak jauh dari posisi saya makan. Terdengar suara ranting pohon jatuh di atas seng," ujar Ria Maneneke.
Lanjut dia, kami sekeluarga langsung memilih untuk keluar rumah, ingin melihat. Dengan piring masih di tangan. Hanya beberapa detik dari kami beranjak, pohon besar langsung menimpah ruang tamu, tempat kami duduk tadi.
"Memang kalau kami sekeluarga tidak beranjak, mungkin jadi korban. Puji Tuhan, masih selamat dari kejadian ini," tutur Rian Mananeke.
Kata dia, pemilik rumah Jaklin Kamea sudah dihubungi dan foto rumah yang tertimpah pohon sudah dikirim.
Menurutnya, kerugian material dari kejadian ini berkisar lima jutaan, sebab rumah tamu dan kamar depan atapnya hancur total.
Hal yang sama juga dialami oleh Apner Sangkilan (66), rumahnya berdekatan dengan Jaklin Kamea.
"Beruntung rumah saya hanya jatuh cabang, jadi hanya rusak bagian seng depan dan talang air," kata Apner Sangkilan.
Lanjut dia, memang angin sekitar pukul 13.00 Wita kencang, kami sekeluarga keluar untuk melihat pohon depan rumah.
"Tak lama pohon di depan rumah Jaklin Kamea tumbang. Warga langsung berteriak memanggil Rian untuk segera menghindar," ungkap dia.
Tambahnya, Memang kerugian yang kami alami yang berkisaran 1,5 juta rupiah.
Di tempat lain Pohon tumbang di Jalan Pogidon tepatnya di depan Sekolah Dasar Negeri 25 Manado. Kejadiannya sekitar pukul 13.00. Beruntung tidak ada korban jiwa.
"Saya baru selesai Sholat, terdengar suara pohon patah. Beruntung tumbangnya ke arah jalan. Sebab kalau ke belakang pasti warung kami habis," ujar Mas Fajar.
Kata dia, posisi pohon yang tumbang berdekatan dengan warung. Terus di dalamnya ada orang yang makan.