Poli, Kaligis Karwur Terdepak, Lolowang Dilantik Jadi Sekkot Tomohon
Harold Lolowang akhirnya terpilih sebagai Sekretaris Kota Tomohon definitif usai melewawati rangkai seleksi terbuka.
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Lodie_Tombeg
TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Harold Lolowang akhirnya terpilih sebagai Sekretaris Kota Tomohon definitif usai melewawati rangkai seleksi terbuka.
Lolowang dilantik Wakil Wali Kota Tomohon, Syerly Adelyn Sompotan di rumah dinas wali kota, Rabu (4/1).
Lolowang memenangi persaingan dengan Djoike Karouw Inspektur Kota Tomohon dan Ronnie Lumowa Asisten Ekonomi Pembangunan untuk menduduki kursi Sekretaris Kota.
Saat pelantikan, Sompotan mengucapkan selamat untuk Lolowang, dan mengucapkan terima kasih untuk pengabdian Arnold Poli mantan Sekkot Tomohon.
"Kami memberi penghargaan setinggi-tingginya kepada Dr Drs Arnold Poli SH MAP yamg telah mengabdi 6 tahun bersama pemerintah dan masyarakat Tomohon," kata Sompotan.
SAS mengatakan, untuk Sekkot yang baru, jabatan itu merupakan kepercayaan lewar proses seleksi terbuka oleh panitia.
Melalui berbagai tahapan seperti assement test mempertimbangkan aspek persyaratan normatid, kompetensi, dan prestasi kinerja
Sompotan menegaskan, pergantian Sekkot itu merupakan dinamika organisasi, tujuanmya untuk penyesuaian perkembangan.
"Pelantikan tentu bukan suatu peristiwa luar biasa tetapi untuk mejamin kesinambungan tugas pokok dan fungsi," sebut dia.
Sementara itu, Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman merombak jajaran pemerintahan.
Sejumlah pejabat dipromosikan ke eselon II, ada yang tetap menduduki jabatan namun beberapa di antaranya terdepak dari 'kabinet'.
Total ada tujuh pejabat eselon II non job. Seperti isu yang beredar sejak awal Eman-Sompotan memenangkan Pilkada Tomohon, dua nama kondang eselon II yakni Fereydy Kaligis dan Wendy Karwur terdepak dari jajaran pemerintahan Eman.
Selain itu pejabat yang dulunya menjabat staf ahli pun tak kebagian jabatan, mereka yakni Edy Turang, RMJ Tangkawarouw, dan Aldrin Rumajar.
Prestasi tiga kali berturut opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK RI tak mampu menolong Arnold Poli untuk kembali menduduki Sekkot Tomohon. Poli pun non job.
Ketika dimintai tanggapan, terkait mutasi jabatan terbaru pemerintahan Eman-Sompotan, Arnold kembali enggan berkomentar. "No comment," ujarnya kepada Tribun Manado, Rabu (4/1).
Ini kedua kalinya, Poli enggan berkomentar setelah wartawan meminta tanggapannya usai tersingkir dari suksesi pemilihan Sekkot Tomohon.
Fereydy Kaligis, mantan Kepala Dinas Kehutanan pasrah diputuskan non job. Ia tergusur sebagaimana dinas yang dipimpinnya dulu dari daftar Organisasi Perangkat Daerah.
Menurutnya jabatan adalah amanah pimpinan, "Jabatan itu kepercayaan pimpinan, jadi terserah pimpinan memutuskan," sebut Kaligis.
Meski tanpa jabatan, Kaligis mengatakan, tetap akan bekerja sebagai Aparat Sipil Negara, ia menunggu petunjuk agar bisa terus berkarya.
Pelantikan Kabinet baru Eman Sompotan digelar di rumah dinas Wali Kota, Selasa (3/1) jelang tengah malam.
Jika tujuh pejabat tersingkir, ada pejabat yang dipromosikan, meski berstatus pelaksana tugas namun sudah masuk tataran eselon II, mereka yakni
Laurensianus V Karundeng, Novie Politon, Hengkie Supit SIP, Fransiskus Ferdinand Lantang SSTP dan Jusak ST Pandeirot SPd MM.
Tak Tergoyah
Sejumlah pejabat pun tak tergoyahkan dari singasana jabatan eselon II.
Mereka yakni Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Joice Taroreh, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Kelurahan, Max Mentu, dan Inspektur Djoike Karouw
Kemudian, Kepala Dinas Kesehatan Dr Deesje Liuw; Kepala Dinas Perhubungan Steven Waworuntu, Kepala Dinas Perdagangan Ruddie Lengkong, dan Badan Penanggulangan Bencana Robby Kalangi Kemudian Asisten Truusje Kaunang dan Ronni Lumowa tetap menjabat asisten Sekkot.
Perubahan mencolok yakni terkait posisi Ir Ervinz Liuw. Liuw meninggalkan jabatan Kepala Dinas Pertanian dipercayakan wali kota memimpin Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan.
Menarik, penunjukan perwira Polri, AKBP Nico Pangemanan sebagai Kepala Satuan Pol PP Tomohon.
Usai pelantikan Sompotan mengajak kepada para pejabat untuk berkompetisi secara sehat dan positif menghasilkan karya yang terbaik bagi masyarakat, bangsa dan negara karena semakin tinggi suatu jabatan, semakin kompetetitif dan berat juga persaingan sehingga sudah menjadi keharusan bagi kita untuk meningkatkan kemampuan dan menunjukan prestasi kerja yang lebih baik.
Ditekankannya proses peningkatan kapasitas sumber daya aparatur di jajaran Pemkot Tomohon yang mencakup berbagai aspek termasuk didalamnya pembinaan karir PNS, akan dipantau, dikaji dan dievaluasi secara berkesinambungan sehingga nantinya kualitas PNS yang akan ditempatkan dalam suatu jabatan sesuai dengan kompetensi, keahlian, loyalitas dan dedikasi yang dimiliki oleh PNS.
"Selamat kepada saudara-saudara yang baru dilantik, selamat menjalankan tugas kiranya Tuhan yang maha kuasa akan senatiasa menganugerahkan hikmat dan kebijaksanaan kepada kita semua dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab," ucap Sompotan. *
PEJABAT BARU
* Sekretaris Daerah Harold Lolowang