Sabtu, 2 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tribun Manado TV

(VIDEO) Mengharukan, Anak Yatim Piatu Ini Ungkapkan Isi Hati Lewat Nyanyian

'Sekarang kita telah berpisah mama dan papa jauh disana hanyalah doaku dapat ku panjatkan. Semoga Tuhan memberkatiku'.

Tayang:
Penulis: | Editor: Alexander Pattyranie

Laporan wartawan Tribun Manado Fionalois Watania

TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG - 'Sekarang kita telah berpisah mama dan papa jauh disana hanyalah doaku dapat ku panjatkan. Semoga Tuhan memberkatiku'.

Penggalan tanda kutip itu adalah lirik lagu yang dibawakan oleh anak-anak yatim piatu Panti Asuhan Gideon Desa Popontolen , dalam Ibadah Natal Pers Minsel di Kantor Bupati, Amurang, Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, Rabu (20/12/2016).

Lagu yang dinyanyikan dengan nyaring itu seakan ingin menyampaikan perasaan yang dirasakan oleh anak-anak panti asuhan yang memiliki arti merindukan orangtua tercinta meski telah terpisah. Tak sedikit dari anggota ibadah yang merasa tersentu dengan lagu yang dibawakan.

satu di antara anak yang membawakan lagu solo adalah Miracle Tambuwun.

Suaranya yang khas dengan nada-nada tinggi, anak yang berusia 11 tahun ini membawakan lagu bersama teman-temannya.

Miracle mengatakan sudah belajar bernyanyi sejak delapan tahun.

"Lagu yang saya suka adalah JalanMu Tak Terselami," kata anak asal Desa Suluun ini.

Menurut Yenny Pantow, Bendahara Yayasan Gideon, total anak yatim piatu sebanyak 20 orang.

"Yayasan ini sendiri terbentuk baru bulan Oktober tahun ini. Asal anak-anak ini ada yang dari Toli-toli, Poso, Jakarta dan sekitar Minsel," jelasnya.

Bupati Minsel, Christiany Eugenia Paruntu yang juga hadir pada acara yang dimulai pukul 13.00 Wita ini menitikkan air mata ketika menyaksikan nyanyian yang dibawakan.

Dia mengajak agar mensyukuri hidup yang dimiliki.

"Semua patut bersyukur karena dalam perayaan natal ini ada sukacita dan roh kudus yang dirasakan. Walaupun sederhana terlihat wartawan sangat peduli dengan anak yatim piatu. Lewat khotbah kita sudah diingatkan untuk peduli terhadap sesama dan tidak boleh takut. Saya terkesan dengan khotbah karena sudah menguatkan kita agar tidak takut," kata Tetty, sapaan akrab bupati.

Ibadah berjalan hikmat dan penuh sukacita iman.

Dalam khotbah yang dibawakan Hamba Tuhan Isak Mamoto, dikutip ayat Alkitab yang terdapat dalam Matius pasal 2 ayat 16, di mana dijelaskan kelahiran Yesus penuh dengan kesederhanaan.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved