Pemkab Bolsel Genjot Realisasi PAD Akhir Tahun 2016
"Semua instansi harus menggenjot. Bahkan camat harus menegaskan kepada sangadi bagi desa yang belum lunas PBB."
Penulis: | Editor: Fransiska_Noel
Liputan Wartawan Tribun Manado, Felix Tendeken
TRIBUNMANADO.CO.ID, MOLIBAGU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) terus menggenjot realisasi Pendapatan Asli Daerah dari berbagai bidang di seluruh instansi jelang akhir tahun 2016. Bahkan Pemkab menegaskan batas realisasi PAD sampai hari Selasa (20/12) pekan depan.
Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Bagian Humas Pemkab Bolsel, Ahmadi Modeong, mewakili Bupati Herson Mayulu.
Kata Ahmadi memang benar ada batas waktu realisasi yang sudah ditentukan oleh daerah, dan tidak boleh dilewati.
"Pak Bupati telah menegaskan tanggal 20 desember 2016 semua sudah selesai," ungkap Modeong meyakinkan, Kamis (15/12) di ruang kerjanya.
Hal tersebut sesuai dengan perjanjian bersama yang telah ditandatangani. Kemudian wajib terpenuhi sebab akan kembali kepada masyarakat baik dalam pembangunan fisik dan sebagainya.
"Semua instansi harus menggenjot. Bahkan camat harus menegaskan kepada sangadi bagi desa yang belum lunas PBB," jelas Ahmadi.
Sementara itu dari data Bidang Pendapatan Dinas PPKAD. Tercatat baru satu dinas yang mencapai angka 100 persen.
Yaitu Dinas Perikanan dan Kelautan yang telah melampaui target, atau over kapasitas. Dengan penetapan PAD sebesar Rp 10 juta.
Capaian yang peroleh yaitu Rp 13.095.000 dari penetapan PAD tertinggi Dinas DPPKAD pada angka Rp 14.466.708.683. Dan tahun ini sudah mencapai 78,57 persen atau sebesar Rp 11.367.196.145. (lix)