Renungan Minggu
RENUNGAN MINGGU: Ketika Terjepit
Dalam bacaan firman Tuhan di atas, berkisah tentang Daud yang sedang berada dalam situasi yang sangat-sangat terjepit.
Pdt Jusuf Goni MA
Gembala GGP Ecclesia Christy Amurang
MENGAPA engkau tertekan hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah. Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku (ayat lima).
TRIBUNMANADO.CO.ID - Dalam bacaan firman Tuhan di atas, berkisah tentang Daud yang sedang berada dalam situasi yang sangat-sangat terjepit.
Sedemikian terjepitnya sehingga ia merasakan jiwanya merasa begitu tertekan dan gelisah.
Tetapi, sekalipun dalam kondisi seperti itu, lihatlah bagaimana Daud menaruh pengharapannya kepada Tuhan.
Di sini Daud bukan sedang berkeluh kesah terhadap situasi yang sedang dihadapinya.
Melainkan ia tengah meminta dengan rasa percaya yang sangat kuat kepada Tuhan. Daud sangat mengenal Tuhan. Dia sangat tahu apa yang akan dilakukan oleh Tuhan untuk menolongnya.
Sungguh satu teladan iman yang amat hebat. Walaupun dalam keadaan yang amat menghimpitnya, dia tetap yakin bahwa Tuhan adalah penolongnya.
Kata-kata yang memperlihatkan iman Daud terdapat dalam ayat satu yang berisi tentang:
Daud sangat yakin bahwa Tuhan itu adil.
Tuhan tidak akan membiarkan dirinya terus menerus berada dalam himpitan musuh
Ayat dua menggambarkan bahwa Allah adalah tempat pengungsiannya sehingga ia tidak boleh merasa bahwa Tuhan sedang membuangnya.
Ia juga menyadari bahwa ia tidak perlu merasa susah hati meskipun musuh menjepitnya.
Dalam ayat tiga sampai lima berisi tentang Daud yang tahu dengan pasti apa yang akan diperolehnya jika dia datang kepada Tuhan.
Dia sudah bisa merasakan berkat-berkat atas pertolongan Tuhan.
Sahabat terkasih, sekiranya saat membaca renungan pesan hari ini, saudara juga sedang mengalami keterjepitan yang membuat jiwa saudara menjadi sesak, atau engap seoalah tidak sanggup lagi bernafas karena berbagai masalah, entah itu karena himpitan ekonomi, persoalan keluarga dan lain-lain, marilah kita belajar dari firman Tuhan dalam teladan Daud.
Maka saya mendorong saudara keluar dari jepitan yang sangat menyesakkan itu.
Tegakkan kepala saudara, dalam iman pandang terus kepada-Nya.
Tuhan akan turun tangan menolong saudara keluar dari kondisi yang menyesakkan ini. Tuhan Yesus memberkati. (*)