Diduga Lakukan Pemerasan, Pria Yang Mengaku Aspri Bupati Minut Ini Ditangkap Polisi
Polsek Airmadidi, Minut, mengamankan seorang pria berinisial DS, yang diadukan karena diduga melakukan aksi pemerasan.
Penulis: | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Ferdinand Ranti
TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI - Polsek Airmadidi, Minahasa Utara mengamankan seorang pria berinisial DS, yang diadukan karena diduga melakukan aksi pemerasan terhadap sejumlah guru di Likupang.
Pria yang mengaku Aspri Bupati Minahasa Utara, Vonnie Aneke Panambunan (VAP) ini tak berkutik saat ditangkap Tim Buru Sergap (Buser) Polsek, yang dipimpin langsung Kapolsek AKP Edi Susanto, Sabtu (12/11).
Menurut keterangan AKP Susanto, Selasa (15/11), pihaknya mendapat informasi warga, yang mana pria DS mengunjungi rumah salah satu Kepala Sekolah di wilayah Likupang Timur, dengan tujuan tidak baik.
Pukul 16.30 wita, tim bergerak menuju kediaman kepala sekolah yang dimaksud, dan benar di rumah kepala sekolah, polisi mendapati DS bersama seorang pria lainnya.
"Nama pria ini memang sudah sering masuk ke kepolisian, ia sering cari uang dengan modus pinjaman dan cara-cara tidak wajar," kata Susanto.
Saat sergap, DS memberi jawaban berubah-ubah. Selain mengaku aktivis dari salah satu LSM, ia juga memiliki ID Card ganda. "Dia juga mengaku Aspri Bupati Minut," kata Susanto.
"Saya Imbau kepada masyarakat, terutama kepala sekolah dan guru untuk tidak mudah percaya pada orang yang mengaku LSM dan meminta uang seperti DS. Jika dapati yang demikian segera laporkan," imbau kapolsek.
Diketahui, seorang guru yang bertugas di Likupang mengadu ke pihak kepolisian karena merasa dirugikan oleh ulah DS, yang meminta dana dari Kepala Sekolah untuk tujuan tertentu.
"Informasinya bukan hanya kami yang ditakut-takuti oleh DS, ternyata ada juga beberapa kepala sekolah di Likupang Raya dimintai uang," ungkap seorang guru yang enggan namanya dikorankan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-pemerasan_20160208_103705.jpg)