Wanita di Banyuwangi Sampai Nangis-nangis, Celana Dalam Hilang Misterius Tiap Hari

"Tiap beli pasti ilang pas dijemur. Sampai nangis-nangis karena gak punya uang, ya gimana uangnya buat beli celana dalam terus."

Wanita di Banyuwangi Sampai Nangis-nangis, Celana Dalam Hilang Misterius Tiap Hari
Foto Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BANYUWANGI - Kaum hawa, khususnya tante-tante dan gadis dewasa di Banyuwangi resah.

Barang milik pribadi mereka yang paling rahasia, yakni celana dalam hilang misterius.

Pencurian barang berharga milik kaum hawa ini marak terjadi di beberapa wilayah Banyuwangi.

Setelah di Desa Kabat, Kecamatan Kabat diresahkan aksi maling usil itu, kini ibu-ibu muda di Lingkungan Lerek, Desa Gombengsari, Kecamatan Kalipuro dibikin geger dengan hal serupa.

Padahal jarak antara dua kecamatan itu sekitar 35 Km. Semisal yang dialami Asimah.

Ibu tiga anak ini mengalami apes lantaran dalam kurun waktu 2 bulan terakhir kehilangan ratusan celana dalam miliknya ketika dijemur di halaman depan rumahnya.

"Kalau dihitung itu mungkin ada kalau satu sak (satu karung beras). Ada kalau seratusan jumlahnya, banyak. Setiap hari hilang slewar (celana dalam)," ungkap Asima di rumah kakaknya di RT 04 RW 1 Lingkungan Lerek, Kecamatan Kalipuro, Sabtu (29/10/2016).

Asimah yang berusia 32 tahun ini tak menaruh kecurigaan pada siapapun terkait raibnya ratusan CD miliknya.

Namun Asimah sempat menangis dan geram, sebab tak lama tiap kali ia membeli celana dalam baru, semua barang pribadinya itu raib disikat maling.

"Tiap beli pasti ilang pas dijemur. Sampai nangis-nangis karena gak punya uang, ya gimana uangnya buat beli celana dalam terus. Sampai saya bilang sama kakak untuk bantu belikan celana dalam," ungkapnya dengan nada aksen madura yang kental.

Halaman
12
Editor: Fransiska_Noel
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved