Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bangga Sebagai OMK

Kepala Desa Poopoh Larry Laurentius Tering, mengatakan dari 200 lebih Kepala Keluarga di situ, sekitar 67 KK yang Katolik. Ada sekitar 209 jiwa masyar

Penulis: | Editor: Andrew_Pattymahu
Tribun Manado
Para anak-anak muda dari Orang Muda Katolik Agats dari Papua tampak bahagia mengikuti rangkaian kegiatan yang disiapkan tuan rumah IYD Manado, Minggu (2/10/2016). foto ilustrasi IYD 

TRIBUNMANADO.CO.ID-Santi Hot br manjorang (26), mengaku awalnya deg-degan tinggal di keluarga Protestan. Tapi ternyata ayah dan ibu angkatnya (keluarga Tiouw Mansiouw) membuatnya bahagia.

"Dalam keseharian mereka selalu makan bersama. Kami berdoa bersama seperti tak ada yang berbeda," katanya.

Ia mengaku bangga sebagai OMK. Ia ingin membagi sukacita Injil itu bukan hanya untuk OMK.

Kepala Desa Poopoh Larry Laurentius Tering, mengatakan dari 200 lebih Kepala Keluarga di situ, sekitar 67 KK yang Katolik. Ada sekitar 209 jiwa masyarakat.

"Kami terbagi atas tiga wilayah rohani. Untuk kami ada tujuh orang di stasi Poopoh dengan satu romo dan satu frater," katanya.

Keluarga beda agama katanya awalnya sangat terkejut diberikan kehormatan itu.
Mereka menerima tanpa penolakan.

"Di sini tidak ada konflik. Bahkan perayaan keagamaan tertentu dibuat bersama," ujarnya.

Pastor Paroki Tanawangko yang merupakan pusat paroki stasi Poopoh dan Kumu mengatakan ada dua keluarga Protestan dan satu muslim yang menerima tamu. Ia mengatakan semua itu menjadi ekspresi keberagaman di mana Injil yang hidup hadir untuk semua orang.

"Ada 74 peserta. Itu dibagi sembilan stasi termasuk Poopoh," katanya. (dma)

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved