3 Atlet Gantole Sulut Jadi Harapan Kullit
SEJUMLAH cabang olahraga (cabor) Sulawesi Utara (Sulut) yang bergelut di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat (Jabar) belum membuahkan hasil.
Penulis: Alexander_Pattyranie | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado Alexander Pattyranie
TRIBUNMANADO.CO.ID, BANDUNG- SEJUMLAH cabang olahraga (cabor) Sulawesi Utara (Sulut) yang bergelut di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat (Jabar) belum membuahkan hasil.
Namun, hari ini, Rabu (20/9), di Singajaya, Bukit Pasir Panjang, Bandung Barat, tiga atlet Gantole Sulut yang bakal bertanding di nomor ketepatan mendarat, jadi harapan Ketua Gantole Sulut Tony F Kullit.
"Mudah-mudahan besok cuaca bagus dan kondisi atlet bagus," ujar dia di Sekretariat KONI Sulut, Hotel Holiday Inn, Dago, Bandung, Jabar, Selasa (19/9).
Menurutnya, peluang itu bisa terjadi lantaran saat monitor para atletnya antara lain Dody Sapary, Robby Anggara, Wawan Supriatna berlatih menunjukkan hasil yang baik.
Sementara, beberapa cabor yang bertanding kemarin cabang biliar antara lain Stenly Takasinakeng gugur di delapan besar pada nomor 15 ball single, Charles Tagara pada nomor three cushion single gugur di babak pertama, dan Roy Tandayu pada nomor libre gugur di delapan besar.
Namun, ketiga pebiliar handal Sulut ini masih akan melakoni nomor pertandingan lainnya yang sama-sama berpeluang meraih medali emas.
Kemudian, cabor pencak silat Novita Rumengan kandas di delapan besar pada kelas +65kg s/d 70kg kalah dari DI Yogyakarta.
"Dari dalam hati tinggal Meissy harapan saya," ungkap Pelatih IPSI Sulut Roy Maengkom.
Meissy Maengkom hari ini bakal bertarung dengan pesilat Papua Barat pada babak delapan besar di kelas +70kg s/d 75kg.
Sedangkan harapan Karate Sulut pada Karateka Cindy Kaligis di nomor perorangan kata juga kandas sehingga tak adalagi karateka yang tersisa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-gantole_20160920_214614.jpg)