Rabu, 10 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tribun Manado Travel

Menikmati Lukisan Alam di atas Bukit Tetetana Kumelembuai

Rasanya seperti berada di negeri awan. Perasaan itu menyelimuti hati ketika mencapai puncak bukit Tetetana di Kelurahan Kumelembuai, Kota Tomohon.

Tayang:
Penulis: Ryo_Noor | Editor:
TRIBUNMANADO/RYO NOOR
Pemandangan empat wilayah daerah di Provinsi Sulawesi Utara bisa dinikmati dari puncak bukit Tetetana, merupakan keunikan pesona alam di Kumelembuai. 

Laporan wartawan Tribun Manado Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID,TOMOHON - Rasanya seperti berada di negeri awan. Perasaan itu menyelimuti hati ketika mencapai puncak bukit Tetetana di Kelurahan Kumelembuai, Kota Tomohon, Jumat (16/9) sore.

Bak berdiri sejajar dengan awan-awan, dari puncak bukit terhampar lukisan alam karya Sang Khalik.
Pemandangan empat wilayah daerah di Provinsi Sulawesi Utara bisa dinikmati dari puncak bukit Tetetana, merupakan keunikan pesona alam di Kumelembuai.

Terhampar sepanjang mata wilayah Tanawangko, Kabupaten Minahasa, kemudian seentero Kota Manado, dan Kabupaten Minahasa Utara. Lalu wilayah Kecamatan Tombulu, Minahasa, hingga ke Kota Bitung.

bukit tetetana

Perjalanan untuk mencapai bukit Tetetana bisa ditempuh dari pusat Kota Tomohon kira-kira 30 menit mengunakan kendaraan, menuju kelurahan Kumelembuai, daerah di ujung timur Tomohon berbatasan langsung dengan Kabupaten Minahasa.

Perjalanan ke Kumelembuai pelancong lebih dulu melintas di Kelurahan Rurukan. Pandangan mata sudah dimanjakan dengan pemandangan bedeng-bedeng tanah, tempat tumbuh sayur mayur seperti wortel, kol, dan sawi.

Seperti daerah tetangganya, Kumelembuai juga merupakan penghasil sayur mayur yang terhampar hingga ke perbukitan.

Jalan ke bukit Tetetana baru dirintis untuk akses masuk kendaranan, sehingga terbilang masih belum memadai. Namun, bagi pecinta travelling seharusnya hal itu tak jadi masalah, hitung-hitung sedikit mencicipi aroma petualangan, menanjaki bukit dengan berjalan kaki.

Angin sejuk berembus menyambut kala Tribun Manado tiba di puncak bukit. Angin membawa hawa dingin, cuaca khas Kota Tomohon.
Sebuah pondok bambu beratap daun katu menjadi perhentian pertama, sedikit melepas lelah, setelah perjalanan menanjak bukit.

bukit tetetana

Lokasi di atas bukit merupakan perkebunan, didominasi pohon cengkih. Namun, belakangan sejak dirintis untuk lokasi objek wisata tampak tanah rerumputan lapang.

Pandangan pun langsung tertuju ke hamparan luas wilayah Minahasa Utara hingga ke teluk di Kota Bitung. Tinggi menjulang Gunung Klabat yang tampak kebiru-biruan. Sayang puncak tertingginya seakan malu-malu tertutup awan tebal.

Puas menikmati lukisan alam itu, saatnya pindah spot. Berjalan tak jauh ke arah barat, pecinta travelling bisa menemukan lokasi untuk menyaksikan hamparan luas pemandangan Tanawangko hingga Kota Manado.

Pulau Manado Tua dan Bunaken pun tampak jelas dipandang. Tentu sayang jika tak mengabadikan pesona itu dengan kamera.
Bukit Tetetana merupakan satu di antara beberapa rangkaian bukit di Kumelembuai. Bukit ini bersanding dengan bukit Tintingon yang sudah lebih dulu dikenal masyarakat sebagai satu di antara objek wisata Kota Tomohon.

Menurut Mike Mokoagow, warga setempat, bukit dinamai 'Tetetana' karena ada satu bagian bukit mirip jembatan kecil seperti punggung kuda. Sedari dulu daerah perkebunan itu pun disebut demikian.

Tetetana merupakan perkebunan yang didominasi tanaman cengkih. Belakangan pemilik bukit itu mulai menata lahan untuk dijadikan lokasi objek wisata baru.

Bukit ini, kata Mike, memang sejak dulu jadi primadona warga Kumelembuai untuk melepas penat akhir pekan. Biasanya anak-anak muda datang bersantai, lengkap dengan suguhan hidangan untuk disantap bersama.

"Sudah dari dulu memang jadi tempat kumpul-kumpul. Pemandanganya indah dari atas," kata dia.

Apalagi malam hari, dari atas bukit bisa menikmati pemandangan kerlap-kerlip lampu di Kota Manado dan sekitarnya.
Belakangan, sudah banyak masyarakat luar datang berkunjung. Informasi keindahan Tetetana memang cepat menyebar lewat media sosial.

Pengunjung yang datang tak akan melewatkan mengabadikan momen lewat kamera, kemudian mengunggahnya di media sosial
Kata Mike, saat ini akses jalan sudah dibuka untuk mencapai puncak bukit, namun baru sebatas jalan darurat. Tapi sudah bisa dicapai dengan kendaraan.

Adit Makatita, pengunjung, mengaku suka mengunjungi tempat-tempat wisata baru di Kota Tomohon. Ia mendapat informasi soal bukit Tetetana dari rekannya lewat media sosial. Karena penasaran, ia pun mendatangi Tetetana.

"Ternyata lokasinya bersebalahan dengan bukit Tintingon yang sudah beberapa kali saya datangi," ungkapnya.

Untuk saat ini, kata Adit, untuk menuju ke lokasi memang infrastrukturnya belum terlalu baik, mungkin karena masih dalam proses pembangunan. Saat tiba di lokasi, Adit mengaku tak kecewa "Ternyata lokasinya bagus, pemandangannya indah," ujarnya.

Pemandangan indah itu perlahan pudar seiring terbenamnya sang mentari. Puncak bukit mulai berselimut kabut menandai akhir petualangan singkat di Bukit Tetetana, Kumelembuai. (riyonoor)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved