Inilah Analisa Video 4 Menit Saat Kopi Mirna Diracun, Dugaan Mengarah Jessica Pelakunya
Momen 4 menit menjadi kejanggalan yang diungkap saksi ahli digital forensik, yaitu saat dimana kopi Mirna diracun.
Penulis: Fransiska_Noel | Editor: Fransiska_Noel
TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Momen 4 menit menjadi kejanggalan yang diungkap saksi ahli digital forensik, yaitu saat dimana diduga racun sianida dimasukan ke kopi yang kemudian membunuh Wayan Mirna.
Dalam lanjutan sidang di PN Jakarta Pusat, Rabu (10/8/2016) Muhammad Nuh sebagai saksi ahli forensik digital diminta keterangan majelis hakim.
Ia pun membeberkan kejanggalan 4 menit, dimana diduga kuat terdakwa Jessica melakukan beberapa gerakan mencurigakan, saat kopi tiba hingga diminum Mirna.
Berikut kutipan keterangan saksi :
"Empat menit waktu rawan diduga kemungkinan racun sianida dimasukkan ke dalam gelas yaitu pada pukul16.29-16.33, terdakwa ada gerakan mengambil sesuatu dari dalam tasnya, ada gerakan tangan di atas gelas asumsi kami mengaduk, hingga gelas dipindah ke ujung meja yang nantinya diminum korban Mirna.
Kalau memang kopi itu tidak ada masalah, saat dibawa pelayan biarkan saja tetap ditempatnya dan tak dipindah ke dekat terdakwa."
Dari analisa CCTV yang dilakukannya, berikut kejanggalan yang ditemukan saksi ahli :
Kejanggalan yang saya temukan dari analisa saya:
- Dimulai terdakwa duduk dari meja 54 kemudian menuju ke ruang koktail dia menoleh berulang- ke arah meja.
- Saat kembali ke meja 54 dia duduk di ujung meja, tak lama ia pindah posisi sejajar tanaman hias, sehingga CCTV terhalang.
- Kopi datang kemudian koktail datang, pelayan koktail tata tatakan menu, terdakwa ambil tatakan menu diletakkan di dekatnya kemudian jajarkan 3 paper bag dan tatakan meja sejajar di depannya.
- Terdakwa mengambil sesuatu beberapa detik dari dalam tas, lalu kopi dipindah di ujung meja yang kemudian diminum korban, paper bag di pindah ke belakang sofa. Selesai semua ia pindah duduk ke posisi yang terlihat jelas di CCTV.
Berikut kronlogi waktu per waktu analisa CCTV yang dilakukan saksi ahli digital forensik seperti yang dikemukakan di depan persidangan :
15.31.09 terdakwa sudah masuk ke cafe
15.32.36 terdakwa keluar dari cafe lagi
16.14.05 terdakwa masuk kembali ke cafe sambil bawa paper bag (3 buah)
16.21.00 terdakwa ke kasir cafe
16.21.43 terdakwa masih di depan kasir. Terlihat gelas dituang susu saat Jessica ada di depan kasir (gelas transparan bening)
16.22.07 gelas diambil (berwarna putih susu)
16.22.11 gelasnya di depan kasir ditambah wadah untuk kpi bubuk dan terdakwa juga ada disitu.
16.14.30 terdakwa menuju meja 54 pertama kali didampingi petugas resto
16.14.45 dari kamera berbeda terdakwa tangan kiri pegang tas, duduk, ambil posisi di uung sofa meja 54.
16.17.40 terdakwa berdiri tinggalkan meja menuju ruang coktail
16.18.01 terdakwa pesan koktail
16.18.39 terdakwa menoleh ke kanan
16.18.50 terdakwa menoleh ke belakang
16.19.40 terdakwa foto selfie dibantu petugas dengan mengarah ke arah meja 54
16.20.22 terdakwa jalan dan menoleh kembali ke arah meja 54
16.20.25 terdakwa terus jalan dan menoleh kembali ke arah meja 54
16.20.46 menoleh kembali ke arah meja 54 dari ruang koktail
16.21.24 terdakwa menuju dan berada di depan kasir
16.21.38 terdakwa melakukan pembayaran di kasir
16.21.59 di waktu berdekatan gelas dituang susu saat jessica bayar
16.22.58 terdakwa kembali di ujung sofa meja 54. Posisi tidak terhalang tanaman hias. Terekam CCTV
16.23.37 terdakwa gser duduk dari ujung sofa ke tengah sofa, ambil garis sejajar dengan CCTV dan tanaman hias. Posisi terdakwa terhalang tanaman hias
16.24.19 meski terhalang kepala dan gerakan tangan masih terlihat. petugas cafe bawa kopi dan letakkan di dekat terdakwa hingga 16.26.45
16.24.19 dari kamera belakang petugas bawa kopi, kondisi kopi berwarna putih dan sedotan terpisah dari gelas. Kopi berada di ujung meja ekat terdakwa.
16.27-16.28 petugas lain bawa koktail diletakkan di ujung meja lain bukan di dekat terdakwa. pelayan menata tempat dudukan menu digeser ke depan. ketika pelayan pergi, terdakwa mengambil gelas koktail yang diletakkan di ujung, dibawa ke dekatnya.
16.28.20 dudukan menu bergeser, diambil terdakwa dari depan meja dipindah ke ujung meja lain.
16.28.40 terdakwa ambil 3 paper bag letakkan sejajar tiga-tiga di depannya bersama dengan tatakan menu (menutup depan terdakwa)
16.29.50 terdakwa membuka tas yang ada di ujung sofa, waktu membuka tas kemudian meletakkan sesuatu di atas mejanya dengan gerakan tangan kanan (gerakan kepala terdakwa menoleh-noleh) sekitar 24 detik aktivitas ini.
16.30.55 terdakwa mengambil tatakan menu di ujung meja dipindah ke dekatnya, sambil menoleh ke kanan dan ke kiri, memegang rambut
16.33.13 terdakwa pindahkan gelas kopi yang ada di depannya pindah me ujung meja, dan masih terhalang paper bag (inilah gelas yang nanti isinya diminum mirna) sambil menoleh ke kiri dan ke kanan ke depan sambil pegang rambut.
16.33.53 terdakwa pindah dua paper bag lalu satu paper bag lain awalnya ke sampingnya di sofa lalu ke belakang sofa. depannya tak lagi terhalang
16.39.23 seorang petugas datang ke meja 54, meja sudah bersih dari paper bag
17.03.27 terdakwa menggeser duduk pindah ke ujung sofa. tubuhnya tak lagi terhalang tanaman hias sehingga terlihat CCTV.
17.18.12 korban mirna dan hani tiba di meja 54, pelukan dengan korban. Mirna duduk di renga sofa, diapit jessica dan hani.
17.18.30 mirna tarik gelas yg di ujung ke dekatnya. tangan kiri mirna mengambil sesuatu di atas gelas, memegang sedotan dilanjutkan tangan kanan megaduk kopi
17.18.47 korban minum kopi melalui sedotan
17.18.53 korban menutup hidung dan mulut pakai tangan menoleh ke arah terdakwa, lalu gerakan telapak tangan di depan mulut beberapa kali
17.18.56 korban menggeser gelas ke arah terdakwa
17.19.04 saksi hani mengambil gelas dan mendkatkan ke arah mulut dan hidung
17.20.28 korban mirna merebahkan tubuh ke belakang. Leher direbahkan ke belakang sofa
Sejak pukul 16.26.46 petugas selesai sajikan kopi hingga kopi diminum mirna 17.18 terdakwa tidak kemana-mana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/keterangan-saksi-ahli-digital_20160810_135959.jpg)