Selasa, 7 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Harga Bawang Merah di Kotamobagu Tembus Rp 50 Ribu Per Kilogram

Pembeli yang datang kepadanya memang tak berkurang namun jumlah barang yang dibeli yang berkurang, yang paling menonjol adalah Bawang Merah.

Penulis: Handhika Dawangi | Editor:

Laporan Wartawan Tribun Manado Handhika Dawangi

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Pasar Serasi Kotamobagu, Jumat (5/8) pagi tampak ramai. Aktivitas jual beli terlihat seperti biasanya teriakan pedagang terdengar, lalu lalang pembeli dan penjual memberi irama sebuah pasar.

Di balik suasana yang ramai itu, ada yang hal berbeda dirasakan seorang penjual Bawang Rica dan Tomat atau disingkat barito, Jamila Potabuga (52).

Pembeli yang datang kepadanya memang tak berkurang namun jumlah barang yang dibeli yang berkurang, yang paling menonjol adalah Bawang Merah.

"Mereka kaget dengan harga bawang merah yang sudah naik hingga mencapai Rp 50 ribu. Meski demikian tetap dibeli namun dalam jumlah yang sedikit dibanding biasanya yaitu hanya satu ons dengan harga Rp 5 ribu," ujar dia.

Padalah lanjut dia, sebelumnya yang datang itu membeli per kilogram. "Harga bawang mulai naik sejak pasca hari raya idul fitri, mulai dari Rp 35 ribu kemudian Rp 40 ribu dan saat ini Rp 50 ribu," ujarnya.

Kenaikan bawang merah disebabkan stock yang kurang. Setelah bulan puasa, dan idul fitri belum ada pemasok bawang merah dari luar Kotamobagu yang datang.

"Itu berpengaruh pada penghasilan saya. Setiap hari biasanya mencapai Rp 600 ribu, kini hanya Rp 400 ribu," ujarnya.

Bumbu lain yang juga ikut naik yaitu bawang putih dari sebelumnya Rp 30 ribu sekarang Rp 45 ribu per kilogramnya. Rica juga dari harga Rp 15 ribu kini naik menjadi Rp 20 ribu per kilogramnya.

"Harga tersebut sudah sejak dua minggu lalu. Penyebabnya juga sama yaitu stock kurang," ujar dia.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved