Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Siswa Bandung Ingin Makan Tinutuan

"Torang samua ciptaan Tuhan, karna torang samua badudara". Begitu pekik 20 siswa SMA asal Jawa Barat d

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Andrew_Pattymahu
TRIBUN MANADO/ARTHUR ROMPIS
Kadis Pendidikan Gemmy Kawatu yang mewakili Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat menerima siswa dari Bandung 

Laporan Wartawan Tribun Manado Arthur Rompis

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - "Torang samua ciptaan Tuhan, karna torang samua badudara".
Begitu pekik 20 siswa SMA asal Jawa Barat di ruang Mapaluse Gedung Pemprov Sulut, Senin (1/8) pagi.

Mereka adalah peserta Program Siswa Mengenal Nusantara 2016 Provinsi Sulut.
Program tersebut dilaksanakan oleh Kementerian BUMN.
Di Sulut, program tersebut dilaksanakan oleh PT Jasa Marga selaku PIC, PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) dan PT Industri Kapal Indonesia (IKI).

Para siswa tersebut terlihat antusias menyimak profil Sulut yang dipaparkan Kadis Pendidikan Gemmy Kawatu yang mewakili Gubernur Sulut Olly Dondokambey.

Mereka takjub mendengar kiprah pahlawan Sulut Sam Ratulangi, yang merupakan Doktor pertama di Indonesia.
Ketika Kawatu membeber banyak warga Kawanua di Cimahi yang merupakan turunan tentara eks Permesta yang menetap di sana, para siswa ini tampak tertegun.

Mereka sibuk mencatat semboyan Minahasa pakatuan wo pakalawiren yang diucapkan Kawatu di akhir acara.

Beberapa diantaranya mengatakan, tak sabar mengecap tinutuan.
Dalam sesi foto bersama, mereka coba berbahasa Manado.

"Bajalan jo," kata seorang diantara mereka.

Pandu Djajanto, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Resiko PT Jasa Marga mengatakan, di saat yang sama, 20 siswa asal Sulut sementara berkunjung di Jabar.

"Mereka mempelajari pariwisata, budaya, pendidikan serta enterpreneurship Sulut, " ujar dia.
Pandu menyatakan, program tersebut diinisiasi Kementrian BUMN untuk memperingati Hut kemerdekaan RI.

Dikatakan Pandu, program tersebut bertujuan mengenalkan siswa pada keragaman Indonesia.

"Mereka mereka ini adalah masa depan indonesia, jadi penting sekali untuk mengenalkan keragaman Indonesia," kata dia.
Dia membeber, program lainnya selain
program siswa mengenal nusantara adalah program bedah rumah untuk veteran, pasar murah, penitipan anak, pembinaan mantan atlet serta pembinaan mantan narapidana.
"Ini semua adalah wujud nyata BUMN untuk memajukan Indonesia," kata dia. (Art)

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved