Ada-ada Saja! Bupati Keluarkan Larangan Main Pokemon Eh Malah Rumahnya 'Diserbu Pokemon'
Meski dilarang, pada hari bersamaan ada seseorang gamer Pokemon Go yang memasang 'Lure Module' di Rumah Dinas Bupati Batang.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Secara resmi surat larangan bermain Pokemon sudah diedarkan ke sekolah-sekolah di Kabupaten Batang, pada hari Rabu (20/7/2016) ini.
Meski dilarang, pada hari bersamaan ada seseorang gamer Pokemon Go yang memasang 'Lure Module' di Rumah Dinas Bupati Batang.
Akibatnya, justru banyak orang bermain Pokemon Go di rumah dinas karena mengaktifkan 'Lure Module' membuat lokasi banyak didatangi Pokemon.
Ikon Pokestop yang diaktifkan 'lure module' nampak berubah berbentuk seperti bunga sakura yang sedang beterbangan.
Diketahui, rumah dinas Bupati Batang tersebut dijadikan 'Pokestop' atau lokasi untuk mendapatkan beragam barang oleh game besutan Niantic tersebut.
Berdasarkan pantauan Tribun Jateng, lokasi rumah dinas banyak dikunjungi orang-orang bermain Pokemon.
Termasuk Setya (16) mengaku bersama dua orang temannya bermain Pokemon Go di depan rumah dinas.
"Pokemonnya lagi banyak di sini. Tapi cuma 30 menit saja, setelah itu lure modulenya hilang," ujar dia.
Dia mengaku, mengetahui permainan tersebut dari teman-temannya kemudian tertarik ikut memainkannya.
"Ikut sama teman saja yang lagi main, terus saya ikut download," jelas dia. (tribun jateng)