Pedagang Pasar Lolak Ini Usulkan Pelabelan Beras Bolmong
"Saat ini di pasar tidak ada beras asli Bolmong yang telah dikemas dalam karung kecil dengan berat misalnya 10 Kg, padahal Bolmong lumbung beras."
Penulis: Maickel Karundeng | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) disarankan agar 'mengamankan' produk-produk unggulan dari daerah tersebut. Termasuk pemberian label-label dalam kemasan.
Usulan ini disampaikan oleh Nasir, pedagang di Pasar Lolak, saat sosialisasi peningkatan penggunaan produk dalam negeri yang dihelat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) Bolmong di Rahmadina, Kamis (2/5/2016).
"Misalnya hasil dalam bidang pertanian yaitu beras. Saat ini di pasar tidak ada beras asli Bolmong yang telah dikemas dalam karung kecil dengan berat misalnya 10 Kg, padahal Bolmong lumbung beras," kata Nasir.
Selain memberikan usulan, Nasir juga menyampaikan harapannya tentang Pasar Lolak. Dia berharap, pemerintah daerah membenahi pasar tersebut. Dia mencontohkan, banyak pedagang yang berdagang sudah di luar areal pasar. Hal tersebut justru akan merugikan pasar.
Sekretaris Daerah (Sekda) Bolmong Ashari Sugeha yang membuka sosialisasi tersebut mengatakan, sosialisasi peningkatan produk dalam negeri kali ini merupakan komitmen pemerintah pusat meningkatkan koordinasi dengan pemangku semua kepentingan.
Memperkuat daya saing pasar dalam negeri khususnya peningkatan daya saing di negeri sendiri yang mampu bersaing di pasar global.
Dia menambahkan, dengan mengoptimalkan kinerja perdagangan dan terus membangun Nation Branding atau merk dalam negeri melalui penguatan kualitas produk dan berbagai merek lokal untuk mendongkrak daya jual di era persaingan sekarang ini.
Ashari menyampaikan terima kasih kepada Disperindag yang telah melaksanakan sosialisasi peningkatan penggunaan produk dalam negeri sebagai wujud nyata keberpihakan pemerintah, dalam mendorong peningkatan daya saing produk dalam negeri, lebih khusus produk lokal yang berasal dari daerah Bolaang mongondow.
Kepala Disperindag George Tanor mengatakan, mengantisipasi pasar modern dan demi peningkatan produk dalam negeri, pihaknya terus melakukan pendampingan serta memberikan bantuan kepada pedagang di Bolmong.
"Saya contohkan pedagang buah Nanas yang berada di Lobong, kami melakukan pembinaan serta memberikan bantuan untuk pengelolaan Nanas menjadi hasil industri," kata dia. (maickel karundeng)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/penjual-beras-di-kotamobagu_20150525_174129.jpg)