Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

5 Cabor PON Tak Masuk Pelatda Bersama

Dari total 26 cabang olahraga, lima di antaranya tak mengikuti Pelatda yang akan dilaksanakan di Golden Lake Resort Tingkulu pada 13 Juni mendatang.

Penulis: Alexander_Pattyranie | Editor: Andrew_Pattymahu

Laporan Wartawan Tribun Manado Alexander Pattyranie

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Sebanyak 78 atlet dan 26 pelatih dari 21 cabang olahraga (cabor) di Sulawesi Utara (Sulut) yang lolos ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat, menyatakan siap masuk Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) saat rapat pengurus yang digelar Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulut di Sekretariat KONI Sulut, Jalan Ahmad Yani Kecamatan Sario Manado, Sabtu (28/5).

Dari total 26 cabang olahraga, lima di antaranya tak mengikuti Pelatda yang akan dilaksanakan di Golden Lake Resort Tingkulu pada 13 Juni mendatang.

Pasalnya, kelima cabor ini membutuhkan area latihan yang memadai, kelima mereka antara lain cabor bola voli, menembak, gantole, boling, dan catur.

"Misalnya kalau catur mereka membutuhkan tempat latihan yang tenang karena mereka olahraga otak," beber Sekretaris Umum KONI Sulut Tony Kullit.

Saat rapat berlangsung, sejumlah peserta keluar masuk sehingga membuat berang Ketua Harian KONI Sulut Kolonel Inf Theo Kawatu.

"Jangan asal-asal, tidak ada keseriusan, saling menghargai karena kita di sini bukan cari untung, sudah korban waktu dan pikiran," tegas dia membuat suasana hening.

Ia juga geram terhadap beberapa cabor yang diundang tak datang rapat sehingga ia kembali menegaskan yang tak serius dalam kegiatan itu supaya tak perlu lagi ikut PON.

"Tolong pengurus dan pelatih bertanggungjawab untuk melihat atlet-atlet ini, bagaimana dia bisa sesuai program," harap Kawatu.

Ia menambahkan, sebenarnya seluruh peserta PON XIX asal Sulut tak boleh minta Pelatda di tempat lain karena seharusnya terpusat di satu tempat.

Pada 13 Juni nanti rencanaya akan digelar acara Pencanangan Pelatda di kantor Gubernur Sulut oleh Olly Dondokambey dan dihadiri Forkopimda Sulut serta seluruh peserta Pelatda.

Pada hari itu juga peserta Pelatda langsung masuk ke Golden Lake Resort.

Kullit menambahkan, selama Pelatda berlangsung seluruh peserta harus menjalaninya sesuai aturan yang ada.

"Tolong betul-betul berkosentrasi karena ini dibiayai pemerintah, jangan sampai ada pagar makan tanaman," pungkas dia.

Pada kesempatan itu, sejumlah peserta rapat juga diberi kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan atau keluhan sehingga terlihat seakan saling serang.

"Kami dituntut untuk mendapatkan medali emas, tapi kenapa hingga kini fasilitas belum diberikan? Kami mau pakai apa?" Tanya Pelatih Cabor Karate Josis Ngantung kepada pemimpin rapat dengan nada tinggi.

Pertanyaan itu pun ditanggapi Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan Dispora Sulut Carla Montong.

"Memang harus bersabar karena harus melalui proses tender," jawab dia meredam suasana. (alp)

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved