Bulan Puasa, Pegadaian Optimis Omzet Naik 15 Persen
PT Pegadaian bakal ikut menuai berkah di bulan Ramadan yang segera tiba. Di bulan tersebut, omzet Pegadaian biasanya meningkat.
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - PT Pegadaian bakal ikut menuai berkah di bulan Ramadan yang segera tiba. Di bulan tersebut, omzet Pegadaian biasanya meningkat.
Harianto Widodo, Direktur Pegadaian mengatakan, jika normalnya omzet bisa mencapai Rp 10 triliun setiap bulan. Maka, saat bulan Ramadan, omzet bisa naik 10%-15%. Maklum, saat bulan puasa terlebih menjelang Lebaran, nasabah Pegadaian banyak yang menggadaikan emas untuk mengisi kebutuhan.
"Namun mendekati Lebaran saat pegawai telah mendapatkan tunjangan hari raya (THR), terjadi penurunan gadai. Sebab nasabah telah mendapat dana untuk kembali menebusnya," ujar Harianto, Senin (23/5).
Untuk mendongkrak pembiayaan, perusahaan gadai ini berencana meluncurkan produk baru. Kali ini, Pegadaian akan mengeluarkan pembiayaan gadai untuk non emas. Ini sebagai bagian dari diversifikasi bisnis gadai.
Harianto menjelaskan, pembiayaan non emas yang dimaksud adalah gadai alat rumah tangga. Mulai dari peralatan elektronik, peralatan pertanian hingga peralatan kerja. Juni mendatang, Pegadaian mulai menawarkan produk ini di seluruh Indonesia.
Agar lebih menarik nasabah, Harianto mengatakan, produk gadai non emas memberikan bunga relatif murah. Jika biasanya bunga gadai non emas setiap bulannya sebesar 1,15% kali ini menjadi 0,75% setiap bulan.
Plafon pembiayaan non emas ini ditambah menjadi Rp 5 juta dari sebelumnya Rp 500.000. Pembiayaan ini meluncur untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat lebih luas yang selama ini membutuhkan pendanaan tapi tidak memiliki agunan selain emas.
Selain itu, juga bagian dari strategi Pegadaian bersaing dengan gadai swasta yang saat ini mulai marak beroperasi. Sebelumnya, Pegadaian menawarkan produk tabungan emas untuk mendongkrak kinerja.
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan, hingga Maret 2016, pembiayaan gadai konvensional Pegadaian mencapai Rp 26,54 triliun. Jumlah ini meningkat 4% dibandingkan posisi akhir Desember 2015.
Perusahaan milik pemerintah ini bakal memacu bisnis gadai dengan menambah 20 kantor baru di tahun ini. Selain itu, Pegadaian juga berupaya memikat hati nasabah dengan menggandeng perbankan dalam urusan transfer dana nasabah.(ktn/mona t)