Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pemkab Boltim Targetkan Pembangunan Jalan 52 Kilometer

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boltim targetkan pembangunan jalan sepanjang 52,02 kilometer, pada 2016.

Penulis: Aldi Ponge | Editor: Andrew_Pattymahu

 Laporan Wartawan Tribun Manado Aldi Ponge

TRIBUNMANADO.CO.ID,TUTUYAN-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boltim targetkan pembangunan jalan sepanjang 52,02 kilometer, pada 2016.

Data yang dihimpun Tribun Manado, pada Selasa (17/5) pemda mengalokasi dana dalam APBD 2016 sebanyak Rp 84.121.096.000 untuk pembangunan, peningkatan puluhan jalan desa dan perkebunan di Boltim, pada tahun ini.

Pembangunan jalan yang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) seperti peningkatan jalan Paret pantai Rp 4 miliar, Peningkatan jalan Desa Tombolikat Selatan Rp 3,2 miliar, Peningkatan jalan IKK Nuangan Rp 5,9 miliar, Peningkatan jalan Desa Kokapoi Rp 4,7 miliar, Peningkatan jalan Buyat-Bukaka Rp 8 miliar.

Peningkatan dan pemiliharaan jalan IKK Modayag Rp 3 miliar, Peningkatan jalan SKPD jalur lanjutan tahap II Rp 8,6 miliar, Peningkatan jalan Kotabunan-Bukaka Rp 7,2 miliar, Pembangunan Jalan Bulawan-Ongkobu Rp 1,9 miliar.

Pembangunan Jalan perkebunan Tombolikat-Toput Rp 2,6 miliar, Pembangunan jalan pasar Tutuyan Rp 2,4 miliar, Pembangunan jalan Bangunan Wuwuk-Liberia Rp 2,3 miliar, Pembangunan ruas jalan Desa Jiko Rp 1,6 miliar, Pembangunan jembatan Dopo Rp 563 juta, Pemeliharaan berkala jalan Dodap Atas dan Dodap pantai Rp 1,8 miliar.

Untuk pembangunan jalan yang dibiayai Dana Alokasi Umum (DAU) yakni Perkerasan jalan lingkar Tobongon Rp 1,1 miliar, Perkerasan jalan Perkebunan Desa Bongkudai Baru Rp 400 juta, Perkerasan jalan perkebunan Desa Mokitompiaan Rp 400 juta, perkerasan jalan perkebunan Binuang Rp 790 juta.

Peningkatan jalan Desa Iyok Rp 1,2 miliar, Pembuatan median jalan SKPD dua jalur Rp 1,6 miliar, Peningkatan jalan Desa Togid Rp 1,7 miliar, Peningkatan jalan terminal dan pasar Kotabunan Rp 1,2 miliar, Peningkatan jalan Desa Matabulu-Jiko Belanga Rp 8 Miliar.

Pembangunan jalan perkebunan dan pertanian Desa Liberia Rp 394 juta, Pembangunan jalan perkebunan Molengku Desa Sumber rejo Rp 400 juta, Pembangunan jalan Desa Dodap Mikasa Rp 244 juta, Pembangunan jalan lingkar SKPD tahap dua Rp 4,6 miliar, Pembangunan jalan perkebunan Pakoba-Jiko Belanga Rp 1,5 miliar.

Pemda juga akan membangun jalan perkebunan dengan sistem penunjukan langsung (PL) yang memiliki anggaran masing-masing Rp 200 juta seperti jalan perkebunan Desa Tutuyan Tiga, Jalan Perkebunan Desa Bai, Jalan Perkebunan Kopi Domatolan, Jalan perkebunan kawah Mopatu, Jalan perkebunan dampal, jalan perkebunan cinaat dampal kiri, jalan perkebunan Togulu Buyon, Jalan perkebunan Tapayona Tolongtungi, Jalan perkebunan Ibantong, Jalan perkebunan Buyayut dua, jalan perkebunan Lontup dan Jalan perkebunan lambung kiri.

"Sudah ada 18 paket proyek yang dokumennya diserahkan ke ULP untuk dilelang. Sebagian besar yang sudah diajukan berasal dari DAK," kata Kepala Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Boltim, Sahrul Abdul Muis didampingi Kepala Seksi jalan dan jembatan Steven Wuisan.

Dia menargetkan hingga awal Juli semua proyek sudah dilakukan penandatangan kontrak. Sebab selepas itu, kontraktor hanya akan memiliki waktu 150 hari kerja.

"Kita ingin secepatnya selesai tender. Semua tergantung ULP, dokumen sudah diserahkan. Kalau mereka nilai layak ditayang dan tak gagal tender. Jika lewat Juli, maka akan berkurang masa kerja. Untuk proyek PL mungkin nanti Juni," ungkapnya.

Akibat pengurangan DAK sebesar 10 persen secara nasional. Bidang Bina Marga harus merelakan DAK sebesar Rp 8,5 miliar untuk dipangkas.

"Tahun ini kita target bangun tiga unit jembatan sepanjang 26 meter. Untuk target pembangunan jalan aspal 37,79 kilometer dan perkerasan 14,23 kilometer. Tapi itu masih rencana, bisa saja berubah," ungkapnya.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved