Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

22 Cabor Sulut Belum Melengkapi Persyaratan

Padahal, tinggal beberapa hari lagi tepatnya 31 Mei batas waktu terakhir memasukkan berkas tersebut. "Berarti mereka (pengurus cabor Sulut) gak serius

Penulis: Alexander_Pattyranie | Editor: Andrew_Pattymahu
TRIBUNMANADO/ALEXANDER PATTYRANIE
Official Tim PraPON Sulut menggelar seleksi pemain 

Laporan  Wartawan Tribun Manado Alexander Pattyranie

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Memiriskan, sebanyak 26 cabang olahraga (cabor) asal Sulawesi Utara (Sulut) yang lolos ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat, baru empat cabor yang melengkapi kelengkapan berkas sebagai persyaratan utama.

Padahal, tinggal beberapa hari lagi tepatnya 31 Mei batas waktu terakhir memasukkan berkas tersebut. "Berarti mereka (pengurus cabor Sulut) gak serius," beber Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulut Kolonel Infanteri Theo Kawatu di Sekretariat KONI Sulut, Jalan Ahmad Yani Kecamatan Sario Manado, Selasa (10/5).

"Harus serius, jangan anggap remeh masa cuma hal kecil, padahal data ini sebenarnya sudah ada pada mereka," kata dia dengan ekspresi wajah yang kecewa.

Di sela berbincang dengan Sekretaris Umum KONI Sulut Tony F Kullit dan Kepala Bidang Pembinaan & Prestasi KONI Sulut dr Joy AM Rattu menambahkan, hal ini menjadi satu kelemahan Sulut dalam dunia olahraga.

"Mereka ini tidak serius dalam membina olahraga, jadi mohon maaf saja bila tidak bisa ikut, itu konsekuensinya," kesal dia.

Menurut Bagian Akreditasi KONI Sulut Maikel Tuuk, beberapa data kelengkapan tersebut antara lain foto, data, KTP, fotocopy KK, fotocopy ijazah, fotocopy akta kelahiran, BPJS, dan sebagainya.

"Padahal Sulut hanya 157 atlet dibanding daerah lain harus menyiapkan berkas 1000 atlet, itu jumlah yang besar," keluh dia.

Persyaratan tersebut sangat mereka butuhkan untuk akreditasi Pantitia Besar (PB) PON serta untuk pembuatan nomor ID atlet.

Sebagian besar pengurus cabor Sulut terkendala dalam memasukkan berkas BPJS.

Maikel menambahkan, kelengkapan BPJS sudah menjadi persyaratan PB PON yang terikat kontrak dengan BPJS.

"Jadi kalau ada atlet yang sakit atau kecelakaan di luar pertandingan akan ditanggulangi BPJS dan bisa diklaim," pungkas dia. (alp)

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved