Laksda Agus: Minahasa Istimewa
"Di Minahasa kondisi sosial masyarakat dan kerukunan antar umat beragama sangat bagus, ini istimewanya Minahasa."
Penulis: Alpen_Martinus | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Kesenian khas Minahasa menyambut rombongan alumni Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Angkatan XX saat tiba di Rumah Dinas Bupati Minahasa, Sabtu (7/5/2016).
Sesaat setelah turun dari bus, rombongan yang dipimpin Laksda Agus Susilo disambut dengan tarian Kawasaran. Para penari mengiri para tamu hingga masuk halaman rumah dinas.
Saat memasuki halaman rumah dinas, giliran para pemain dari grup musik bambu mebunjukkan kebolehan kepada para tamu. Bahkan, Bupati Minahasa Jantje Sajow juga tampil bersama grup kolintang.
Sejumlah anggota rombongan tampak menikmati sambutan tersebut. Beberapa di antaranya mengajak penari Kawasaran untuk berfoto.
"Kami merasa terhormat dikunjungi para petinggi negara ini. Selamat datang di Minahasa, daerah tertua di Minahasa," kata Jantje Sajow.

Olga Singkoh istri Bupati Minahasa juga menjelaskan tentang asal usul adanya kampung Jawa Tondano termasuk dengan makam Kyai Modjo.
Laksda Agus Susilo mengatakan, kunjungan ini dimaksudkan untuk menambah wawasan daerah.
"Menambah informasi dari masyarakat, karena kita di sini ada tentara, polisi, direksi, kementerian partai, yang dipersiapkan untuk menjadi pimpinan nasional," jelasnya.
Selain itu mereka juga memberikan dukungan untuk Bupati Minahasa. "Di Minahasa kondisi sosial masyarakat dan kerukunan antar umat beragama sangat bagus, ini istimewanya Minahasa," jelasnya.
Ia menambahkan akan mengunjungi makam Kyai Modjo, Danau Linau, dan bukit doa. (tribun manado/alpen martinus)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/rombongan-lemhanas3_20160507_191207.jpg)