BRI Fokus Penyaluran KUR
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Wilayah Manado fokus untuk pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Penulis: | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado Herviansyah
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Wilayah Manado fokus untuk pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Untuk memenuhi target yang ditetapkan hampir seluruh sektor digarap oleh bank plat merah.
"Untuk saat ini kami masih fokus menyalurkan KUR," ujar Pemimpin Wilayah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Josua Palti Hutapea, Jumat (6/5/2016).
Apalagi menurut dia BRI merupakan bank yang memiliki porsi terbesar dalam penyaluran kredit dengan bunga 9 persen per tahun tersebut. Untuk itu, sampai dengan saat ini pihaknya terus berupaya melakukan penyaluran agar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Untuk saat ini KUR yang telah disalurkan dari Agustus 2015 sampai dengan Maret 2016 sebesar Rp 1,25 triliun. Jumlah tersebut terus digenjot hingga diharapkan bisa mencapai target sebesar Rp 2,5 triliun sampai dengan akhir tahun.
Hutapea menambahkan meskipun KUR yang disalurkan cukup besar, namun Non Performing Loan (NPL) terjaga dengan baik, yaitu 0,075 persen. Jumlah tersebut sangat jauh dari ketentuan BI, yaitu sebesar 5 persen. Untuk itu perseroannya terus menjaga agar NPll bisa terus ditekan serendah mungkin. "Semoga saja kondisi seperti ini tetap terjaga dengan baik," tuturnya.
Kredit tersebut disalurkan ke berbagai sektor antara lain perdagangan sebesar 61 persen, pertanian 17 persen,
jasa 10 persen, perikanan 6 persen dan pengolahan industri kecil 6 persen.
"Jika nantinya ada relaksasi untuk sektor perikanan diharapkan akan meningkat KUR yang disalurkan. Bisa saja mencapai 10 persen atau lebih, namun kenaikannya bertahap," kata Hutapea.
Sedangkan untuk target penyaluran KUR sebesar Rp 2,5 triliun pada 2016, untuk untuk Sulut sekitar Rp 900 miliar sedangkan sisanya untuk Gorontalo, Sulawesi Tengah dan Maluku Utara.
Menurut dia, peluang penyaluran KUR masih cukup luas potensinya. Untuk itu perlu kerjasama dengan berbagai pihak, seperti dinas-dinas yang memiliki binaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), koperasi, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), GMIM serta yang lainnya.
"Kerjasama yang kami lakukan dengan berbagai pihak, sejauh ini cukup positif. Seperti dengan FKUB atau GMIM. Untuk finasialnya kami yang memberikan, namun untuk pembinaan mental tokoh agama yang dilakukan," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-bri1_20160506_195104.jpg)