Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Barracuda Akan Jadi Tim Bhayangkara Elit

Direktur Kriminal Khusus, Kombes Pol Hilman dimutasi ke bidang Pidter Bareskrim Polri sebagai analis kebijakan.

Penulis: Finneke | Editor: Andrew_Pattymahu
ISTIMEWA/HUMAS POLDA SULUT
Barracuda Team 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Mutasi sejumlah Perwira Menengah (Pamen) Polda Sulut oleh Kapolri lewat Telegram yang diterbitkan 28 April 2014 dengan nomor : ST/1056/IV/2016, menggeser dua punggawa Tim Barracuda Polda Sulut.

Direktur Kriminal Khusus, Kombes Pol Hilman dimutasi ke bidang Pidter Bareskrim Polri sebagai analis kebijakan. Pencetus Tim Barracuda ini sedang promosi Jenderal.

Selanjutnya Komandan Tim Barracuda AKBP Arya Perdana yang juga adalah Kasubdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Sulut yang dimutasi menjadi Kapolres Minahasa Selatan.

AKBP Arya saat diwawancarai akhir pekan lalu mengungkap suka dukanya selama memimpin tim yang terbentuk 27 April 2015 lalu ini.

Ia mengaku bangga bisa membawa nama baik Polda Sulut di tengah situasi citra buruk polisi. Banyak perkelahian antar kampung, banyak orang mabuk. "Kami bisa turun di tengah-tengah mereka," ujarnya.

Menurutnya, tim ini sangat solid. Tak ada satupun personel yang bekerja tanpa memikirkan materi. Apresiasi masyarakat yang mereka terima pun sungguh sangat mengesankan.

"Kami kerja ikhlas tanpa pamrih. Kami dapat apresiasi dari masyarakat. Begitu kamu datang lokasi, tak ada yang melawan. Malah takut semua," tuturnya.

AKBP Arya memercayai, untuk bertindak tak harus dengan cara keras. Dengan lembut pun, akan lebih masuk pada masyarakat. Ia pub mewarning anggotanya untuk tak memakai cara kekerasan. "Makanya saya bilang jangan pakai kekerasan," ungkapnya.

AKBP Arya, pria kelahiran tahun 1976 ini pun mengalami hal-hal berat saat memimpin tim ini. Ia mengaku hanya bertemu dua jam dengan istri dan anak-anaknya.

"Saya meninggalkan keluarga 22 jam. Tidur hanya dua jam. Pagi bangun, sarapan, antar anak-anak. Ke kantor, pulang pukul empat salat subuh. Tiap hari begitu," ungkapnya.

Selama bertugas, AKBP Arya punya pengalaman mengesankan. Yakni waktu pengamanan Pengucapan Syukur di Langowan 2015 lalu.

"Kan ada warga yang melepas miras di meja panjang. Pas hari H tak ketemu. Malah justru banyak yang berterima kasih. Kami datang sehari sebelum," kenangnya.

Ia kembali menceritakan ide awal terbentuknya Tim Barracuda ini. Ide awal muncul dari Kombes Hilman yang terinspirasi pada tim-tim khusus di Polda lainnya.

"Di Polda Sulut kok gak ada. Apalagi sudah tercederai dengan kasus sebelumnya. Bang Hilman mau yang beda dari sebelum-sebelumnya. Tindakannya pun harus beda," tuturnya.

Lanjutnya, kalau awal ungkap kejahatan, Barracuda berbeda. Tim ini dibentuk untuk menciptakan citra kepolisian yang baik.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved