Saya Minum Cap Tikus Satu Botol Bukan Komix
Josua (17) terus tersenyum saat ditangkap Tim Maleo Polsek Urban Kotamobagu, Senin (11/4) Pukul 23.00 wita .
Penulis: Handhika Dawangi | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado Handhika Dawangi
TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Josua (17) terus tersenyum saat ditangkap Tim Maleo Polsek Urban Kotamobagu, Senin (11/4) Pukul 23.00 wita di Jalan Lorong Samping Kampus Unsrit Kelurahan Mogolaing Kecamatan Kotamobagu Barat.
Kepada Maleo, Josua mengaku tidak mengkonsumsi obat batuk cair sachet secara berlebihan melainkan minuman keras (Miras).
"Saya tak mengkonsumsi komix pak, saya minum satu botol cap tikus pak," ujarnya dengan senyuman kepada personil Maleo saat berada di atas Mobil Patroli Maleo.
Awalnya Tim Maleo Polsek Urban Kotamobagu melaksanakan patroil, melewati Jalan Kampus Kelurahan Mogolaing, personil Maleo melihat ada dua bentor dan beberapa orang di Jalan Lorong Samping Kampus Unsrit.
Disambangi kemudian tim menemukan kejanggalan, hanya ada satu sopir bentor dengan satu penumpang, sementara bentor yang satu tidak ada sopir maupun penumpangnya. Ketika ditanyakan kepada sopir bentor disana, ia mengaku tidak mengetahuinya.
"Ini punya siapa," ujar personel Maleo.
"Tidak tau pak, saya disini menunggu orangtua penumpang," ujar Elmi sopir bentor.
Personil Maleo pun memeriksa kedua bentor tersebut dan menemukan satu botol (Botol air mineral 1 Liter) miras jenis cap tikus di bentor milik Elmi. Elmi maupun Josua penumpang bentor saling tuduh.
"Ini punya siapa?," ujar personil Maleo.
"Bukan milik saya pak, saya tidak tau sumpah saya punya anak dan istri tidak berdusta," ujar Elmi mengelak.
"Itu punya dia (menunjuk ke Elmi). Dia yang beli pak," ujar Josua.
"Sumpah pak bukan milik saya, saya tidak mungking berdusta, saya punya istri dan anak, saya hanya mencari nafkah pak," ujar Elmi lagi.
Personil Maleo kembali bertanya kepada Josua. "Kamu jangan berdusta, ini punya siapa," ujar personil maleo.
Josua pun kembali mengelak. "Saya tidak tau pak, itu bukan punya siapa," ujar Josua lagi.
