Durian Warna Merah dari Banyuwangi Punya 65 Rasa

"Ada yang merah blok dan merah grafis (batik). Untuk rasa juga beragam, ada yang manis, asin gurih, bahkan pahit,"

Durian Warna Merah dari Banyuwangi Punya 65 Rasa
KOMPAS.COM
KOMPAS.COM/IRA RACHMAWATI Durian berwarna merah dengan rasa legit manis dan gurih dari Banyuwangi, Jawa Timur. 

Dia mengatakan, semula jumlah pohon durian merah besar dan produktif di Banyuwangi hanya ada lima yang tersebar di beberapa wilayah dan kini sudah berusia tua.

"Seperti milik Pak Serat di Kecamatan Glagah. Pohon ini sudah tumbuh sejak beberapa generasi, hasil buahnya kecil dengan biji yang besar," kata Eko.

Dari situ dimulailah perbaikan kualitas durian merah. Caranya melalui proses polinasi (penyerbukan) di lingkungan yang sesuai dengan syarat tumbuh durian merah.

"Kami sudah melakukan riset, wilayah yang cocok untuk pengembangan durian merah di Banyuwangi hanya ada di lima kecamatan, yakni Kalipuro, Glagah, Songgon, Licin dan Kecamatan Giri," ujarnya.

Eko menjelaskan, di wilayah ini tanahnya memiliki unsur hara yang istimewa karena mendapatkan asupan sulfur dari Gunung Ijen maupun Gunung Raung ditambah hawa laut dari Selat Bali yang kaya akan mineral.

Unsur hara dan mineral itu sangat berpengaruh pada karakteristik durian merah yang dihasilkan termasuk warna merah pada dagingnya.

Ia menyebutkan, pada sekali proses polinasi, akan dihasilkan 10-25 jenis buah durian merah berbeda-beda. Saat biji hasil buah itu disemai, tidak semuanya akan tumbuh menjadi tunas. Tunas-tunas yang berhasil tumbuh inilah yang menjadi cikal bakal tumbuhan baru hingga mencapai 65 varietas.

"Setelah tumbuh menjadi tunas kemudian tunas dipotong dan ditempel ke pohon yang sudah besar dengan metode top working. Dengan metode ini tidak perlu menunggu sampai bertahun-tahun agar pohon durian merah berbuah, hanya 2,5 tahun sudah bisa produksi," ujarnya.

Editor: Andrew_Pattymahu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved