Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kaos Sakti Bebas Razia Polisi Dijual Bebas, Mau Pesan?

Kaos tersebut dijual di dalam berbagai perangkat dan beredar di berbagai media sosial baik WatsApp maupun BBM.

Editor: Fransiska_Noel
YOUTUBE/TRIBUN MEDAN
Ditilang, siswi ngaku anak jenderal ngamuk! aku anak Arman Depari. Gara-gara kejadian ini, warga Medan bikin kaos kreatif. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MEDAN - Tak mau kehilangan momen setelah video yang bikin heboh dari siswi cantik SMA Methodist 1 beredar luas di dunia maya karena ugal-ugalan di jalan raya Medan, kini meme bertuliskan "Aku Anak Arman Depari" dijual dalam bentuk kaos.

Kaos tersebut dijual di dalam berbagai perangkat dan beredar di berbagai media sosial baik WatsApp maupun BBM.

Mereka pun menulis meme yang lebih menggelikan lagi kalau kaos tersebut sudah terbukti sakti bebas razia polisi, pasalnya sudah diuji coba di Medan dan terbukti manjur.

KAOS

Kaos tersebut tersebut tersedia dalam berbagai ukuran baik M, S, L, XL, XXL maupun XXXL.

Bahkan juga terdapat berbagai pilihan warna, baik putih, hitam dan abu-abu.

Achdi sebagai penjual mengatakan kalau pembuatan ide kaos itu merupakan inisiatif yang datang begitu saja.

"Idenya datang begitu saja, saya mengikuti pemberitaan yang sedang trending saat ini," kata Achdi.

Menurutnya kaos itu saat ini tersedia jika ada pemesanan saja.

Beberapa rekan-rekannya saat ini yang sudah membeli mengatakan karena meme yang ditulis dalam kaos itu cukup keren.

Sebelumnya sejumlah siswi SMA di Kota Medan yang menggelar konvoi usai ujian nasional (UN) ditangkap polisi.

Mobil Honda Brio yang berisikan sekitar tujuh siswi itu diberhentikan di Jalan Sudirman dekat Hotel Polonia karena kap belakangnya sengaja dibuka.

Namun, saat mobil diberhentikan dan para penumpang diminta turun, seorang siswi berseragam abu-abu yang berambut panjang marah-marah kepada Ipda Perida Panjaitan yang hendak menilang.

"Oke Bu, aku enggak main-main ya, kalau sampai fotoku masuk koran, aku tandai Ibu. Aku anak Arman Depari," katanya sambil menunjuk-nunjuk polwan tersebut, Rabu (6/4/2016).

Ipda Perida Panjaitan merespons dengan tenang.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved