Tarif Angkot ke Taratara Malah Naik

Seminggu sejak harga bahan bakar minyak (BBM) turun, Pemerintah Kota Tomohon belum juga melakukan penyesuaian tarif.

Penulis: Ryo_Noor | Editor: Lodie_Tombeg
Tarif Angkot ke Taratara Malah Naik
KOMPAS/Agus Susanto
Puluhan mikrolet diparkir menunggu jatah menarik penumpang di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (7/3/2012). Organda DKI Jakarta akan menaikkan tarif angkutan sekitar 35 persen dari harga semula, bila bahan bakar minyak bersubsidi naik Rp 1.500.

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Seminggu sejak harga bahan bakar minyak (BBM) turun, Pemerintah Kota Tomohon belum juga melakukan penyesuaian tarif angkutan umum.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Kota Tomohon Steven Waworuntu mengungkapkan, sebenarnya penyesuaian tarif sudah disiapkan untuk ditandatangani Wali Kota. "SK sudah siap tinggal ditandatangani," katanya kepada Tribun Manado, Rabu (6/4).

Selasa dua hari lalu, SK yang sudah disiapkan Dishubkominfo diserahkan ke Wali Kota untuk diteken. Namun belakangan, ada satu trayek dalam Kota Tomohon harus ditinjau kembali. Dari daftar yang disiapkan Dishubkominfo tarif mengalami penurunan antara Rp 100 sampai Rp 300.

Dari pantauan Tribun dalam daftar tersebut trayek Pusat Kota-Taratara malah mengalami kenaikan dari Rp 5.200 menjadi Rp 5.500, padahal BBM sudah diturunkan. Hal inilah kata Waworuntu yang harus ditinjau kembali "Ketika penetapan tarif trayek waktu lalu ada kesalahan," sebut Mantan Kabag Humas Pemko Tomohon ini..

Untuk itu akan diperbaiki lagi. Tarif trayek Pusat Kota-Taratara rencananya akn ditangani khusus karena ada SK tersendiri nantinya. Sementara lanjut Waworuntu daftar tarif yang lain akan disahkan lebih dulu. Jika nanti sudah ditetapkan, sopir angkutan umum diimbau bisa menerapkannya di lapangan. *

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved