Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penebas Istri dan Anak Dikejar Hingga ke Hutan, Manguni Lovers Galang Dana Bantu Korban

"Tim Manguni sedang memburu bandit penghancur keluarganya sendiri. Warga diminta mengawasi keberadaan pelaku."

Penulis: Finneke | Editor: Fransiska_Noel
TRIBUNMANADO/FERDINAND RANTI
Henny Kambey (40) mendapatkan penanganan medis karena kedua tangannya nyaris putus ditebas menggunakan parang oleh suaminya sendiri. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Tim Resmob Manguni Polda Sulut langsung bergerak mencari pelaku penganiayaan dengan senjata tajam (sajam) Albert Mamahit alias Abeng (38).

Menurut Direktur Kriminal Umum Polda Sulut, Kombes Pol Pitra Ratulangi, tim saat ini mengejar pelaku yang diduga lari ke hutan Kauditan, mengarah ke Tondano.

"Tim Manguni sedang memburu bandit penghancur keluarganya sendiri. Warga diminta mengawasi keberadaan pelaku. Mohon doanya untuk personel di lapangan yang sementara melakukan pencarian," ujarnya Kamis (31/3).

Peristiwa memprihatinkan yang terjadi Rabu (30/3) ini mengundang simpati dan empati Manguni Lovers. Lewat grup Facebook, Manguni Lovers menggalang bantuan bagi korban.

Tak lain adalah istri Henny Kambey (40) dan anak sulung Glenn Mamahit (17). Henny dan Glenn dibacok dengan sebilah parang, bahkan tangan Henny nyaris putus.

Menanggapi aksi solidaritas itu, Kombes Pitra yang adalah koordinator Tim Manguni mengaku senang dengan itu.

"Ini memang inisiatif dari Manguni Lovers. Sebagai ungkapan sepenanggungan terhadap korban yang mengalami kemalangan dalam keluarga sendiri," ujarnya.

Kata dia, wadah sosial media ini menjado sangat bermanfaat menuju arah kebaikan perubahan mental masyarakat Sulut.

"Yang masih punya keinginan kuat untuk peduli pada sesama yang sangat membutuhkan," pungkasnya. (Tribun Manado/Finneke Wolajan)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved