Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bandara Sam Ratulangi Bebas Visa. Wisatawan Asing tak Perlu Bayar

Bandara Internasional Sam Ratulangi (Samrat) menjadi satu di antara bandara yang bebas visa bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Manado.

Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO/HERVIANSYAH
PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado menerapkan Peraturan Menteri (Permen) Nomor 129 Tahun 2015 tentang Pedoman Penyusunan Perjanjian Tingkat Layanan (Service Level Agreement) Dalam Pemberian Layanan Kepada Pengguna Jasa Bandar Udara. 

Laporan Wartawan Tribun Manado Herviansyah

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO- Bandara Internasional Sam Ratulangi (Samrat) menjadi satu di antara bandara yang bebas visa bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Manado. Dengan demikian diharapkan akan semakin banyak turis asing yang datang ke Manado.

"Bulan ini Bandara Samrat segera menjadi bandara bebas visa, bagi wisatawan mancanegara, lebih dari 100 negara sesuai dengan peraturan yang ada," ujar Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Senin (21/3/2016).

Dondokambey mengungkapkan sebelumnya mengajukan ke pemerintah pusat agar Bandara Internasional Samrat menjadi satu di antara yang bebas visa. Dengan demikian kunjungan Wisatawan Mancanegara akan terdongkrak naik. "Bulan ini Manado sudah bebas visa, sehingga wisatawan asing tidak perlu bayar," tuturnya.

Sedangkan President Director PT Angkasa Pura I Sulistyo Wimbo Hardjito mengungkapkan Bandara Internasional Samrat dalam waktu dekat akan menjadi bandara ke enam di Indonesia yang akan mengaplikasikan bebas visa masuk bagi kunjungan wisatawan asing.

"Pembebasan visa masuk oleh pemerintah tersebut nantinya diharapkan akan banyak wisatawan yang datang ke Sulut," katanya.

Pembebasan visa tersebut cukup beralasan, sebab saat ini banyak wisatawan dari mancanegara terutama Tiongkok yang berkunjung ke Manado menggunakan carter flight, oleh karena itu pihaknya telah mengirimkan tim untuk mempromosikan potensi wisata di Indonesia Timur (Intim). "Dengan demikian diharapkan sudah ada direct flight ke Indonesia Timur, sebab potensi wisata di Sulut cukup besar untuk dikembangkan," tuutrnya.

Selain itu, masing-masing daerah memiliki kunjungan wisatawan yang spesifik, seperti Suut lebih banyak dikunjungi wisatawan dari Tiongkok. Tak heran di Banra Samrat di buat china friendly airport. "Untuk Manado kebanyakan wisatawan dari Tiongkok, sedangkan Lombok wisatawan dari Malaysia," juarnya.

Untuk itu kedepan pihaknya akan menyiapkan program wisata bahari, sebab seperti di Sulut memiliki keunggulan tersebut, seperti Bunaken dan Lembeh yang bisa menarik wisatawan.

Di Indonesia sebelumnya ada lima bandara yang bebas visa masuk antara lain, Bandara Hang Nadim Batam, Bandara Seokarno-Hatta Jakarta, Bandara Ngurah Rai Bali, Bandara Kualanamu Medan, dan dan Bandara Juanda Surabaya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved