Sasayaban Bakal Disulap Jadi Wista Hijau dan Religius
Perbukitan Sasayaban yang berada di Kelurahan Buyungon, Kecamatan Amurang siap ditanami 5000 bibit pohon Mangga dan Matoa.
Penulis: Andrew_Pattymahu | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado Andrew Pattymahu
TRIBUNMANADO.CO.ID,AMURANG- Perbukitan Sasayaban yang berada di Kelurahan Buyungon, Kecamatan Amurang siap ditanami 5000 bibit pohon Mangga dan Matoa.
Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Frans Tilaar mengatakan ini merupakan tindak lanjut arahan Wakil Bupati Franky Donny Wongkar. "Pekan lalu Pak Wakil Bupati sudah mencanangkan agar di Sasayaban ditanam dua jenis pohon ini," kata dia, Jumat (18/3).
Satu alat proyek besar berupa eskavator sudah ditempatkan di atas bukti untuk meratakan sejumlah gundukan tanah. Di lokasi tersebut juga rencananya akan dibangun patung Tuhan Yesus yang akan menjadi destinasi wisata baru bagi Kabupaten Minsel.
"Untuk penanaman serentak bibit pohon matoa dan mangga akan dilakukan oleh Ibu Bupati Tetty Paruntu. Penanaman ini akan dimulai akhir bulan Maret ini," kata Tilaar kepaada sejumlah wartawan.
Jika rencana ini terealisasi dengan baik maka pemerintah berencana menanam jenis pohon yang lain, mengingat Bukit Sasayaban sangat luas. "Ini akan menjadi tujuan wisata karena selain pengunjung bisa melihat keindahan Kecamatan Amurang Raya dan lautnya, pengunjung juga bisa melihat patung Tuhan Yesus sambil menikmati buah-buahan yang ditanam di sini," kata dia.
Bukti Sasayaban diproyeksi menjadi tempat wisata hijau dan ini merupakan kerinduan Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu sejak periode pertama kepemimpinannnya. "Jadi selain bukit yang hijau di sini juga menjadi wisata religius," kata Tilaar lagi.
Dia menambhakan ada satu perusahaan di Minsel yang siap membantu pemerintah untuk menghijaukan Bukit Sasayayan.. Perusahaan ini akan membantu menyediakan bibit pohon.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/bukit-sasayaban_20160318_220356.jpg)