Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Harga Tomat Turun Manado Deflasi 0,82 Persen

Perkembangan harga berbagai komoditas pada Februari 2016 secara umum menujukan adanya penurunan.

Penulis: | Editor:
TRIBUN MANADO/ALEXANDER PATTYRANIE
Penjual tomat di Pasar Bersehati 

Laporan Wartawan Tribun Manado Herviansyah

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO- Perkembangan harga berbagai komoditas pada Februari 2016 secara umum menujukan adanya penurunan, sehingga Manado mengalami deflasi sebesar 0,82 persen atau terjadi penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 124,98 pada Januari menjadi 123,96 pada Februari 2016. Sedangkan inflasi tahun kalender sebesar -99 persen atau mengalami inflasi year on year sebesar 5,46 persen.

"Komoditas yang mengalami penuruna harga antara lain tomat sayur,bawang merah, bahan bakar rumah tangga, tarif listik, angkutan udara, cabai rawit, wortel, daun bawang, semen, kentang dan lain-lain," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut Moh Edy Mahmud, Selasa (1/3/2016).

Sedangkan komoditas yang mengelami kenaikan harga antara lain beras, daging ayam ras, uah pembantu rumah tangga, dau paku, bawang putih tindarung, pampers, kembang kol, dokter gigi, kunyit dan lain-lain.

Jika dilihat dari kelompok, deflasi terjadi karena adanya penurunan indeks pada tiga kelompok pengeluaran, yaitru kelompo bahan makanan sebesar 1,33 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 1,18 persen dan kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 1,04 persen.

Ada tiga kelompok yang mengalami kenaikan indeks, yaitu kelompok sandang sebesar 0,08 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,12 persen serta kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,05 persen. Sedangkan kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau relatif stabil pada bulan ini.

Sedangkan menurut Kabid Statistik Distribusi BPS Sulut Marthedy M Tenggehi mengungkapkan kelompok pengeluaran yang memberikan andil deflasi, yaitu kelompok bahan makanan sebesar 0,3249 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,3347 perseen. Untuk kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,1688 persen.

Kelompok pengeluaran yang memberikan andil inflasi, yaitu kelompok sandang sebesar 0,0043 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,0046 persen, serta kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,0052 persen. Kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau secara umum relatif stabail pada bulan ini walaupun ada kecenderungan memberikan andil deflasi.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved