Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bank SulutGo Bidik Laba Rp 200 Miliar

Bank Sulut Gorontalo (SulutGo) menargetkan laba pada 2016 sebesar Rp 200 miliar.

Penulis: | Editor: Fernando_Lumowa
TRIBUNMANADO/HERVIANSYAH
PT Bank Sulutgo membuka unit Sentra Mitra Kerja (SMS) untuk pelaku Usaha Mikro yang terletak di Jalan Sam Ratulangi, Jumat (18/9/2015). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Bank Sulut Gorontalo (SulutGo) menargetkan laba pada 2016 sebesar Rp 200 miliar. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar Rp 172 miliar. "Untuk target pada 2016 sebesar Rp 200 miliar," ujar Direktur Utama Bank Sulutgo, Johanis Salibana, belum lama ini.

Menurut dia meskipun kondisi perekonomian makro Indonesia belum pulih benar, namun pihaknya optimis perekonomian semakin membaik, sebab masih ada harapan menuju ke sana.
Secara total pihaknya menargetkan aset tumbuh 20 persen, untuk Dana Pihak Ketiga (DPK) 20 persen dan kredit 30 persen.

"Pertumbuhan tersebut kami yakin bisa tercapai targetnya," katanya. Selain itu, perseroannya akan melakukan efisiensi dalam operasional, maupun yang lainnya. Sehingga dengan demikian bisa mendongkrak laba diakhir tahun nanti. "Efisiensi lainnya juga dilakukan seperti meninjau kembali tingkat suku bunga maupun yang lainnya," ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga akan memperluas jaringan perbankan dengan Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor Dalam Rangka Keuangan Inklusif) untuk meningkatkan fee based income. Selain itu, juga tidak perlu membutuhka investasi besar dalam memperluas layanan.

Untuk perluasan tersebut sudah dimasukkan dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) yang dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Apabila memenuhi syarat dan layak menggandeng agen Laku Pandai di tahun 2016, menjadikannya BPD pertama di kawasan Timur Indonesia yang menjalankan program laku pandai yang diinisiasi OJK. "Ini dilakukan untuk mendekatkan akses perbankan bagi masyarakat, terutama di wilayah yang penetrasi perbankannya masih terbilang rendah," ungkapnya.
Perseroannya telah melakukan pemetaan, wilayah mana yang menjadi target utama layanan agen laku pandai, antara lain Minahasa dan sebagian Bolmong Raya, serta kabupaten lainnya. Agen laku pandai dinilai penting tak hanya dalam upaya mendekatkan akses perbankan bagi masyarakat, melainkan juga dipandang dapat meningkatkan fee based income bagi perbankan. "Kami mengharapkan nantinya agen Laku Pandai berkembang hingga satu kecamatan satu agen," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved