Editorial Tribun Manado: Kong Pala So Tau?
"Kong, Pala so tau?" Ungkapan ini sempat populer di Manado dan beberapa daerah lainnya di Sulawesi Utara
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Fransiska_Noel
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - "Kong, Pala so tau?" Ungkapan ini sempat populer di Manado dan beberapa daerah lainnya di Sulawesi Utara beberapa waktu lalu.
Bagi Anda yang suka dengan meme, tentu pernah melihat ragam gambar dengan tulisan 'Kong, Pala so tau?' ini.
Bahkan, hingga kini, celetukan ini masih banyak yang menggunakannya dalam perbincangan sehari-hari. Ungkapan ini biasanya digunakan dalam ekspresi tak serius. Ya, hanya untuk bercanda atau atau menggoda lawan bicara.
Namun di balik ungkapan 'sekadar' candaan itu menunjukkan bagaimana posisi kepala lingkungan atau pala itu sangat penting. Pala dituntut untuk serba tahu dengan kondisi di lingkungannya.
Di Manado, posisi sebagai pala menjadi rebutan. Saat Pemerintah Kota (Pemko) Manado melakukan perekrutan pala, ribuan orang bersaing memperebutkan posisi ini. Padahal, posisi yang lowong hanya 504.
Protes warga pun mewarnai proses perekrutan ini hingga Pemko Manado sempat menunda pengumuman. Bahkan, pemko juga sempat menunda pelantikan.
Pelantikan pun akhirnya terlaksana Selasa-Rabu (9-10/2), walaupun ternyata ada yang gagal dilantik.
Posisi pala ini ternyata seksi. Beberapa pendaftar pala beberapa waktu lalu mengatakan menjadi pala merupakan pilihan.
Kendati menyebutkan hanya ingin mengabdi, seorang pendaftar pala secara tak langsung menyebutkan faktor upah pala yang mendorongya.
"Memang orang kerja itu cari gaji, tapi kerja itu harus ikhlas, apalagi kerja ini merupakan pelayanan," kata seorang pendaftar pala, Minggu (24/1) lalu.
Posisi pala dalam pemerintahan tak bisa dianggap enteng. Mereka adalah ujung tombak dalam pemerintahan.
Mereka adalah pelayan publik yang paling intensif berhubungan langsung dengan masyarakat.
Tentu saja, pala yang baru dilantik harus sadar dengan harapan masyarakat. Mereka dituntut paham administrasi pemerintahan dan mengatasi masalah-masalah lingkungan, mulai dari kebersihan sampai membereskan konflik antarwarga.
Satu hal lagi tugas berat pala yang akan mereka hadapi dalam waktu dekat ini. Mereka harus benar-benar bisa mengayomi warga saat pelaksanaan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwako) Manado. Kepemimpinan mereka akan teruji.
Dr Ferry Liando, pengamat politik sekalgus akademisi dari Unsrat, dalam analisisnya menyebutkan buruknya kinerja sebagian Pala di antaranya juga dipicu keterlibatan langsung Pala pada setiap momentum politik baik dalam Pemilu maupun Pilkada (Tribun Manado, 25 Januari 2016).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kong-pala-so-tau_20160211_094101.jpg)