Harga Telur Ayam di Manado Meroket, Sebutir Tembus Rp 1.950
"Harga telur ayam saat ini cukup mahal, per butirnya Rp 1.950. Padahal dulu harganya sekitar Rp 1.200-1.400."
Penulis: | Editor: Fransiska_Noel
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Harga telur ayam yang masih mahal dikeluhkan oleh sebagian besar masyarakat.
Sebab komoditas tersebut merupakan satu di antara sumber protein yang terjangkau.
"Harga telur saat ini cukup mahal, per butirnya Rp 1.950. Padahal dulu harganya sekitar Rp 1.200-1.400," ujar Noni Warga Wanea, Senin (4/1/2016).
Menurut dia kenaikan harga telur sudah terjadi sejak Oktober 2015 hingga saat ini.
Hal ini cukup memberatkan dirinya sebagai seorang ibu rumah tangga dalam mengatur keuangan keluarga, belum lagi harga sembako lainnya juga naik.
Seharus untuk saat ini harga telur sudah mulai turun, karena masyarakat sudah tidak ada yang membuat kue untuk Natal dan Tahun Baru, namun entah mengapa sampai saat ini harganya tetap naik.
"Saya tidak tahu kenapa harganya naik, karena ketika ditanyakan ke pedagang, mereka menjawabnya memang dari pemasoknya sudah naik," katanya.
Keluhan yang sama juga diungkapkan Lia warga Mapanget cabai rawit saat ini masih mahal dibandingkan dengan harga normalnya.
Jika normalnya cabai rawit sekitar Rp 20.000 per kilogram, saat ini Rp 80.000 per kilogram, bahkan di supermarket harganya lebih mahal lagi.
"Saya biasanya beli satu kilogram, namun saat ini setengah kilogram, karena sudah tak terjangkau," ungkapnya.
Begitu pula untuk tomat apel yang harganya saat ini masih Rp 15.000 per kilogram padahal seblumnya hanya Rp 8.000 per kilogram.
Begitu pula untuk bawang merah yang biasanya Rp 25.000 per kilogram saat ini Rp 38.000 per kilogram. Untuk itu dia berharap agar pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dipasaran.
"Saat ini semua barang-barang naik, tidak ada yang turun. Hal ini memberatkan saya sebagai ibu rumah tangga," katanya.
Apalagii barang tersebut sebagai bumbu untuk masak sehari-hari yang harus ada. "Jadi, mau tidak mau harus tetap dibeli," ujarnya.
Terpisah, Kabid Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulut Hanny Wajong mengungkapnya harga telur yang saat ini naik, karena imbas dari kenaikan harga jagung dan pakan ternak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/telur-ayam_20160105_003108.jpg)