Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

PBNU: Selamat Hari Raya Natal dan Tahun Baru

Diujung pemaparannya soal pesan moral kebangsaan dan catatan akhir tahun Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Ketua Umum PBNU

Editor:
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ketua PBNU, Said Aqil Siroj bersama Pendeta Albertus Patty dari Persekutan Gereja-gereja Indonesia (PGI) saat acara halaqoh Kebangsaan Pancasila Rumah Kita : Perbedaan adalah Rahmat, di kantor PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (26/8/2015). Selain berdiskusi, para tokoh agama ini juga mendeklarasikan seruan perdamaian dan mengedepankan sikap toleransi antar umat beragama di Indonesia. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Diujung pemaparannya soal pesan moral kebangsaan dan catatan akhir tahun Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siraj, mengucapkan selamat kepada umat Kristiani, yang akan merayakan hari raya Natal pada 25 Desember mendatang.

"Saya mengucapkan selamat Natal pada saudara kita, mengucapkan selamat hari raya peringatan dilahirkannya rasullulah nabi Isa, umat Islam harus merayakan hari lahirnya nabi besar," ujar Said Aqil Siraj, di kantor PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (23/12/2015).

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PBNU juga mengingatkan, bahwa Isa adalah salah satu nabi besar, sama seperti Musa dan Nuh. Oleh karena itu, umat Muslim harus merayakan hari lahirnya nabi Isa, namun dengan caranya sendiri.

Ketua PBNU juga mengaku bersyukur bahwa pada tahun 2015 ini, perayaan hari raya Natal dan Maulid Nabi 1437 H, digelar pada hari yang hampir bersamaan.

Ia berharap momentum tersebut bisa dimanfaatkan, untuk menpererat kerukunan beragama.

"Berkenaan dengan itu, semoga kerukunan dan toleransi antar umat beragama di Indonesia, semakin membaik," ujarnya. "Sekali lagi, selamat merayakan Maulid Nabi Muhammad dan selamat hari Natal 2015," kata Said Aqil Siraj. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved