Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Jasindo Targetkan Asuransi Ritel 80 Persen

PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) Cabang Manado menargetkan peningkatan asuransi ritel mencapai 80 persen pada 2016 mendatang.

Penulis: | Editor:

Laporan Wartawan Tribun Manado Herviansyah

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) Cabang Manado menargetkan peningkatan asuransi ritel mencapai 80 persen pada 2016 mendatang.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan dengan saat ini yang mencapai 60 persen dari total seluruh premi.

"Kami menargetkan pada tahun depan untuk premi ritel meningkat sebesar 80 persen," Kepala Jasindo Cabang Manado Hardiansyah.

Hal ini karena melihat kondisi perekonomian yang masih mengalami perlambatan sehingga sektor ritel yang paling berpotensial menyumbang prem, dibandingkan dengan korporasi yang masih belum bergairah. "Untuk itu tahun depan kami akan gencar melakukan promosi asurasi ritel yang banyak ragamnya seperti anak sekolah, perjalanan, asuransi kecelakaan diri, keendaraan bermotor, kebakaran serta yang lainnya," tuturnya.

Untuk itu perseroaannya akan memberikan edukasi kepada masyarakat. Pentingnya berasuransi. Sebab edukasi yang dilakukan belum maksimal. "Namun demikian kami telah bekerjasama dengan PNM untuk asuransi mikro," katanya.

Sedangkan untuk kuartal III/2015, premi ritel mengalami pertumbuhan 20 perse (yoy), untuk premi korporasi justru turun 25 persen. Pada periode yang sama, pencapaian total premi perseroan mencapai Rp15 miliar.

Untuk pendapatan pihaknya menargetkan sebesar Rp 25 miliar sampai degan akhir 2015. Jumlah tersebut naik dibandingkan 2015 sebesar Rp18 miliar.

Saat ini untuk korporasi mengalami penurunan, karena banyak korporasi yang tidak memperpanjang polisnya, karena iklim usaha tidak mendukung. Dia mencontohkan klien di perusahaan kapal tidak memperpanjang, karena kapalnya tak lagi beroperasi.

Selain itu, minimnya pengadaan kapal juga menurunkan pendapatan premi. Hal ii karena untuk asuransi perusahaan, produk kapal masih mendominasi, baru menyusul alat berat dan rekayasa teknik

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved