Pengamanan Masa Tenang 6 - 9 Desember Ditingkatkan
Pengaman ketat dilakukan Kepolisian pada masa tenang Pilkada yang berlangsung 6 - 9 Desember mendatang.
Penulis: Finneke | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pengaman ketat dilakukan Kepolisian pada masa tenang Pilkada yang berlangsung 6 - 9 Desember mendatang. Kepolisian tak mentolelir pihak-pihak yang hendak berbuat onar.
"Pada masa tenang pengamanan ditingkatkan. Kami tak mentolelir mereka yang berbuat onar. Kalau perlu, kami tembak di tempat," ujar Kapolda Sulut, Brigjen Pol Wilmar Marpaung, Kamis (3/12).
Dikatakannya, pihaknya telah melakukan antisipasi dini terhadap potensi-potensi konflik di tiap daerah. Terutama di Kota Manado.
"Langkah antisipasi sudah kita lakukan. Tiap daerah punya potensi konflik yang berbeda. Terutama di Kota Manado pasca digugurkan pasangan calon nomor 2," tuturnya.
Selain Pilkada, Polda Sulut juga telah melakukan kampanye anti kekerasan. Kapolda menyebut antisipasi sejak dini sudah dan memang harus dilakukan, mengingat maraknya aksi kekerasan di Sulut.
"Di antaranya penganiayaan, sajam, pembunuhan, tawuran, curas, miras. Tindak kekerasan ini umumnya dilatar belakangi oleh minuman keras. Sehingga sangat penting untuk menjauhi miras," tuturnya.
Suasana Kamtibmas, kata Kapolda, bukan semata-mata tugas Kepolisian. Melainkan tugas semua. Kapolda pun mengimbau semua elemen masyarakat untuk sama-sama berperan menciptakan Sulut yang damai. "Ini tugas kita semua. Ciptakan kedamaian, terlebih khusus menjelang Pilkada ini," jelasnya.
Sebelumnya, Forkompimda Sulut menyerukan lima poin penting yakni menyukseskan Pilkada serentak, menciptakan suasana Kamtibmas yang kondusif, menjauhi kekerasan, Narkoba dan miras, waspada teror dan menolak paham ISIS dan mendukung tindak aparat yang menindak para pelanggar sesuai aturan yang berlaku.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/polisi-berjaga_20151113_160439.jpg)