Maya Senang Kenal Olly dan Benny

Sisi lain para calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut nampak dalam debat terakhir di Hotel Sutan, Sabtu (21/11) malam.

Maya Senang Kenal Olly dan Benny
TRIBUNMANADO/FERDINAND RANTI
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara menggelar Debat terakhir Kandidat calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut 2015, di Sutanraja Convention Center, Sabtu (21/11). 

Laporan wartawan Tribun Manado Athur Rompis

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO -  Sisi lain para calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut nampak dalam debat terakhir di Hotel Sutan, Sabtu (21/11) malam.

Pada penyampaian visi dan misi di segmen pertama, semua terpengarah ketika Olly Dondokambey menyebut ibunya.

Sang ibu yang tak banyak dikenal itu, disebut Olly sebagai pemberinya semangat serta arah dalam pencalonan di Pilkada.

"Pesan ibu buat apa kamu hidup tapi tidak berguna bagi orang lain, berguna bagi orang lain adalah panggilaan hidup," kata Olly.

Olly dan Steven juga makin kompak. Keduanya saling mengisi dalam menjawab pertanyaan. Baju yang dipakai keduanya pun serasi. Merah - merah. Sementara David Bobihoe membuat heboh usai debat.

Bupati terbaik Indonesia versi Majalah Tempo ini menjadi dirigen permainan musik bambu yang mengisi acara itu. Lagu yang dimainkan adalah Binte Biluhuta, lagu khas Gorontalo. Alhasil, tersaji paduan adat Minahasa Gorontalo di depan Convention, tempat para pengiring musik bambu menghibur tamu usai debat.

David tampak cukup terampil menjadi dirigen. Memainkan tempo 3/4, David menggerakkan tangannya ke atas, kiri kanan, lalu bawah. Penampilan primanya di musik itu seolah menyempurnakan penampilan Bobihoe di atas panggung debat.

Benny Mamoto, pasangan Bobihoe yang juga saingan berat Olly disambut bak raja oleh pendukungnya usai debat itu. Mereka menobatkan Benny sebagai pemenang tiga kali debat. Meski demikian, Benny tetap merendah.

"Tujuan debat adalah untuk mengungkapkan visi dan misi ke masyarakat, saya sudah jelaskan tugas saya," kata dia.

Benny mengungkapkan tujuan mulianya dalam pilkada ini, lepas dari persoalan menang atau kalah. "Saya ingin mendidik warga untuk jauhi politik uang, contoh orang kasih uang 200 ribu, saya kasih pemahaman bahwa itu tidak mendidik, masyarakat bagai menggadaikan harga dirinya, politik uang merusak revolusi mental," kata dia.

Benny pun kian berkibar setelah Vreeke Runtu berkenan hadir dalam debat itu. Mereka melakukan pertemuan usai debat itu."Pasti kami dukung penuh," kata Vreeke Runtu.

Sementara Maya Rumantir dalam penyampaian visi dan misinya mengungkapkan betapa senangnya ia bisa bertemu dengan Olly dan Glenny. "Saya senang bertemu dengan keduanya," kata dia.Pasangan Maya yakni Glenny Kairupan mempertunjukkan kemampuan orasinya. Orasi Glenny tajam namun penuh solusi. "Kita majukan Indonesia dari Sulawesi Utara," kata dia.

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Rine Araro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved