Kenaikan UMP Harus Disikapi Dengan Baik
Naiknya UMP memang akan menambah beban pengusaha, yaitu biaya produksi yang akan menaikkan harga jual produk yang nantinya ditanggung konsumen.
Penulis: | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Herviansyah
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO-Naiknya UMP memang akan menambah beban pengusaha, yaitu biaya produksi yang akan menaikkan harga jual produk yang nantinya ditanggung konsumen. Namum jika daya beli konsumen tinggi, hal itu akan masalah. Lain halnya kalau daya beli konstant atau menurun, pengusaha pasti rugi.
"Saya belum menghitung apakah dengan penurunan solar induastri, pajak, kemudahan izin ekspor-impor, dan kemudahan lainnya bisa mengkompensasi kenaikan UMP tersebut. Jika ya, maka tidak ada masalah," ungkap Pengamat Ekonomi Unsrat Joubert Maramis, Minggu (1/11/2015).
Kemudian yang ditakutkan adalah ketika UMP tinggi, namun perusahaan belum mampu membayarnya, maka dia akan mengoptimalkan karyawan outsorcing atau karyaan kontrak berdasarkan layakan produksi.
Kemudian dari sisi tenaga lokal hal ini merupakan sinyal harus meningkatkan daya saing produktifitas. Sebab saat ini degan UMP yang berlaku saat ini saja, Sulut sudah diserbu oleh tenaga kejadari berbagai daerah, apalagi ketika UMP meningkat, tentunya akan menjadi daya tarik tersendiri bagi tenagakerja luar daerah.
"Untuk itu tenaga kerja lokal saat ini harus bisa mengantisipasinya, sebab kalau tidak nantinya tenaga kerja lokal hanya menjadi penonton saja, karena kalah berkompetisi," ungkapnya.