Puluhan Atlet Ikut Body Contest Indofitness Tondano
Puluhan atlet body contest pamer otot terbaik mereka dalam ajang seri ke 9 Indofitness Body Contest 2015, di depan Stadion Maesa Tondano.
Penulis: Alpen_Martinus | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus
TRIBUNMANADO.CO.ID,TONDANO-Puluhan atlet body contest pamer otot terbaik mereka dalam ajang seri ke 9 Indofitness Body Contest 2015, di depan Stadion Maesa Tondano, Jumat (30/10).
Ajang penilaian raga berotot yang diselenggarakan oleh Indofitness Tondano yang bekerjasama dengan Pemkab Minahasa, Polres Minahasa, GHM Farmtech, dan Anugerah Print, dan disponsori satu di antaranya oleh Tribun Manado dan sponsor lannya tersebut, diikuti oleh 47 peserta kelas Beginning, 36 kelas Middle, dan 16 peserta kelas Professional."Peserta yang ikut ini, ada dari Sulut, Ternate, Makassar, dan Gorontalo," Weidy Lintang Pabbsi Minahasa.
Unjuk otot bodi mereka ini di nilai oleh juri profesional yaitu Weidy Lintang Pabbsi Minahasa, Oktavian Budi PABBSI Sulut, Youbert Koagow PABBSI Sulut, dan dibuka oleh Wakapolres Minahasa Kompol Hulman Gurning.
Sejak awal dimulai, bodi kontes ini sudah mengundang perhatian dari warga, terutama kaum hawa, namun tak sedikit pula dari kaum adam yang datang melihat aksi para binaragawan.
Dimulai dari peserta Body Contest yang mengikuti kelas Beginning. Saat masuk, peserta langsung menunjukkan otot mereka, melalui lima pose yang harus mereka peragakan, seperti relax body pose, front body pose, side body pose, back body pose, dan abdominal body pose.
Berbagaimacam cara mereka lakukan untuk mengeluarkan otot mereka, mulai dari mengencangkan otot sampai menahan napas, ternyata yang mereka melakukan mengeluarkan banyak energi juga.
Semua peserta diminta untuk melakukan pose berulang-ulang sesuai permintaan juri, untuk mendapatkan pemenangnya, bahkan harus diubah urutannya supaya mendapatkan perbandingan.
Usai melakukan penilai tiap kelas, para juri menentukan 10 besar, namun untuk kelas Middle, juri sempat kesulitan untuk menentukan 10 besar, sehingga diputuskan untuk 13 besar.
Pemenang juara 1-3 tiap kelas diberikan medali, hadih uang tunai, bersama sertifikat dan bingkiasan.
Ronal Rungkat pemenang Kelas Beginning mengatakan, bersyukur atas dukungan yang telah diberikan kepadanya."Selama saya melakukan diet mendapat dukungan dari keluarga, dan teman-teman, terimakasih untuk semuanya," jelas dia.
Pada kesempatan tersebut, Oktavian Budi Sekretaris Pabbsi Sulut memuji persiapan panitia juga peserta yang sudah mempersiapkan diri dengan matang."Persiapan panitia baik, peserta terbaik karena semua persiapan, dan kedepan ada kejuaran lagi, mungkin yang perlu ditambah adalah dari segi hadiah, kalau bisa yang sampai juara 6 ada uang pembinaan, supaya mereka lebih semangat, karena biaya mereka ikut body contest juga mahal," jelas dia. Ia menambahkan, ini merupakan ajang untuk meningkatkan kemampuan lagi.
"Ada yang masih kurang dari bodi, ditingkatkan lagi, sebab nanti atlet Binaragawan kita akan ambil dari sini untuk mewakili Sulut, juga kedepan agar lebih banyak peserta, daripada mereka cuma mabuk-mabukan, lebih baik olah tubuh dan ikut Body contest," jelas dia.
Sementara itu, Weidy Lintang Pabbsi Minahasa mengatakan, ajang ini dilaksanaka untuk menjawab kerinduan body contest yang sudah lama tidak dibuat."Kami bangga bisa sukses, dan ajang ini akan berlanjut tahun depan," jelasnya.
Sementara itu, Kapolres Minahasa AKBP Ronald Rumondor mengatakan, bahwa ajang ini menjadi motivasi juga untuk anak muda membuat prestasi."Daripada melakukan hal negatif, lebih baik mengikuti ajang body contest kegiatan positif,"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/body-contest-di-tondano_20151030_234606.jpg)