Jackson Kumaat Jadi Danup Hari Sumpah Pemuda ke 87
Bertindak sebagai Komandan Upacara (Danup), Ketua DPD I KNPI Sulut, Jakson Kumaat SE SH.
Penulis: Andrew_Pattymahu | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado Andrew Pattymahu
TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO-Penjabat Gubernur Sulut Dr Sumarsono MDM bertindak selaku Inspektur upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-87 Tahun 2015 di Halaman Kantor Gubernur Sulut, Rabu (28/10) kemarin. Bertindak sebagai Komandan Upacara (Danup), Ketua DPD I KNPI Sulut, Jakson Kumaat SE SH.
Peringatan sumpah pemuda kali ini bertemakan Revolusi Mental untuk kebangkitan pemuda menuju aksi “Satu Untuk Bumi”. Dalam sambutan Menpora RI yang dibacakan Sumarsono mengatakan tema ini didasari atas keprihatinan yang mendalam atas beberapa hal.
"Tentang berubahnya pola relasi kemasyarakatan kita akibat derasnya arus mordenisasi dan kemajuan teknologi informasi, yang diibaratkan pisau bermata dua. Satu sisi memberikan jaminan kecepatan informasi sehingga memungkinkan para pemuda kita untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dan skill," ucapnya.
Namun pada sisi yang lain kata Sumarsono, ini membawa dampak negatif. Seperti informasi-informasi yang besifat destruktif mulai dari pornografi, narkoba, pergaulan bebas, hingga radikalisme dan terorisme masuk dengan mudahnya tanpa dapat kita bendung dengan baik.
“Oleh Karena itu melalui revolusi mental yang di gagas Presiden Jokowi kita dapat menemukan relevansinya. Hanya dengan pembangunan karakter kita bisa kuat, tangguh dan kokoh menghadapi dampag negatif dari modernisasi dan globalisasi,” jelasnya.
Untuk itu Nahrawi berharap melalui revolusi mental, para pemuda Indonesia memiliki kemandirian untuk mengambil keputusan- keputusan terbaik secara jernih sesuai dengan akal sehat tanpa harus tergantung pada orang tua, kutib Sumarsono.
Upacara ini dihadiri rastusan siswa dari berbagai sekolah di Kota Manado, Aparatur Sipil Negara, pejabat Pemprov Sulut, serta organisasi kepemudaan yang bernaung di bawah KNPI seperti GMNI, GAMKI, HMI, dan lainnya serta senior-senior KNPI.
Sesusai upacara Jacko, mengutarakan hari Sumpah Pemuda yang di peringati tiap 28 Oktober sebagai momentum untuk pemuda khususnya di Sulut agar kembali introspeksi diri apa yang sudah pemuda lakukan.
Dikatakannya juga, pemuda tak bisa sepenuhnya mengharapkan pada pemerintah, da juga bagian yang harus diambil pemuda Sulut. Untuk itu, KNPI Sulut melakukan berbagai kegiatan untuk menginspirasi pemuda-pemudi Sulut.
"Mungkin selesia SMA lanjut mahasiswa, kalau pun mereka tak bisa lanjut masih bisa lakukan kegiatan wiraswasta, ukm dan lainnya. Jadi yang kami dorong agar pemuda Sulut tak menganggur atau tak ada aktivtas," jelas pengusaha ini.
Setelah tiga tahun menjabat Ketua KNPI Sulut dan juga kembali terpilih periode selanjutnya, Jacko mencoba membuat terobosan yaitu Pemuda Bekerja Anti Menganggur.
"Jadi kita akan buat apa saja yang bisa dilakukan secara positif, jika ada kemauan kami punya kegiatan. Kerja tak harus di perusahaan tapi bisa sendiri, organisasi, olahraga dan lainnya," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/jacko-jadi-danup-hari-sumpah-pemuda_20151029_011724.jpg)