Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Edisi Minggu Smart Woman

Dr Truly G Kerap: Menikmati Setiap Keputusan

Dokter di Siloam Hospital yang menjabat sebagai Deputy Business Division ini mengaku selalu menikmati setiap keputusan yang dia ambil dalam hidupnya.

Penulis: | Editor: Fransiska_Noel
TRIBUNMANADO/FIONALOIS WATANIA
Dr Truly G Kerap 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Jadikan pengalaman sebagai motivasi untuk modal di masa depan.

Hal inilah yang dapat disimpulkan dari kisah wanita bernama lengkap Truly Kerap.

Dokter di Siloam Hospital yang menjabat sebagai Deputy Business Division ini mengaku selalu menikmati setiap keputusan yang dia ambil dalam hidupnya.

Dia mengisahkan pada awalnya sama sekali tidak membayangkan akan menjadi seorang dokter.

"Awal saya masuk Fakultas Kedokteran hanya karna ikut teman, lucunya pada saat pengumuman kelulusan justru saya yang lulus, teman saya tidak. Namun sebagai orang yang percaya saya mengimani ini semua adalah rencana Tuhan dalam kehidupan saya itu semua sudah dituliskan," kata dokter yang sudah mengabdi selama kurang lebih tiga tahun ini.

Menariknya, wanita yang biasa disapa Truly ini ternyata tidak langsung bekerja di dunia kesehatan.

Dia justru mengawali karirnya di bidang jurnalistik sebagai seorang video jurnalis di satu stasiun swasta.

Meski sangat menikmati pekerjaannya yang berhadapan langsung dengan segala macam fakta dan persoalan juga tantangan yang ditemui di lapangan, lambat laun dirinya kembali tertarik untuk bekerja sesuai degan latar belakang pendidikannya.

"Dunia jurnalistik jusru memilik peran dalam menumbuhkan passion saya di bidang ini. Saat melakukan liputan di lapangan, terutama yang berkaitan dengan kesulitan masyarakat untuk menerima pelayanan kesehatan yang maksimal, saya merasa terpanggil untuk bekerja di bidang kesehatan agar dapat benar-benar membantu," terang isteri dar Dr Ardiles Mewoh SiP MSi ini.

Akhirnya pada tahun 2012, Trully secara resmi bekerja di bidang kesehatan.

"Dari dulu saya sangat senang membantu orang lain, tidak tega rasanya membiarkan orang yang butuh bantuan, dan bidang kesehatan ini tujuan utamanya adalah membantu orang-orang yang sakit, terutama di rumah sakit pekerjaan utama kita melayani pasien-pasien yang membutuhkan pertolongan, jadi saya sangat menyukai pekerjaan ini," ujarnya.

Sikapnya tersebut membuatnya mau menjalankan rutinitas selain pekerjaan dalam bidang sosial.

Dia bahkan dipercaya sebagai Ketua Yayasan Persekolahan Kristen Emmanuel Manado dan Kepala Sekolah SLB Kristen Emmanuel Manado.

Lanjut Truly Yayasan dan sekolah tersebut adalah milik orangtauanya, ketika ibunya wafat dia pun dititipkan untuk meneruskan yayasan dan sekolah tersebut.

"Menjalani tiga tugas tidak semudah membalikkan telapak tangan. Puji Tuhan saya terus dimampukan hingga sekarang sebisa mungkin saya me-manage waktu untuk mengerjakan semua tanggung jawab saya," jelasnya

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved