Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bayi Malang yang Ditinggalkan di RS Dipanggil 'Si Cantik'

Sesekali kepalanya bergerak. Miring ke kiri. Sejenak kemudian miring ke kanan. Tangannya mengepal.

Penulis: | Editor: Fransiska_Noel
TRIBUNMANADO GRAFIS/YUDIAWAN NUGRAHA
Bayi malang yang ditinggalkan ibunya usai dilahirkan di RS Ratumbuysang Manado ini dinamakan 'Si Cantik'. (TRIBUNMANADOGRAFIS/YUDIAWAN NUGRAHA) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Bayi itu terlelap di gendongan Direktur Rumah Sakit Ratumbusyang Manado, Dokter Juni Tampemawa MKes Mars.

Sesekali kepalanya bergerak. Miring ke kiri. Sejenak kemudian miring ke kanan. Tangannya mengepal.

Sejenak ditimang-timang, bayi perempuan cantik itu kemudian ditidurkan di boks bayi, lalu ditutup kelambu, agar terlindung dari gangguan.

Sepekan sudah, bayi yang kemudian dipanggil Si Cantik oleh para dokter dan perawat di rumah sakit, ditinggalkan ibunya.

Pihak rumah sakit pun akhirnya melaporkan masalah ini ke Polsek Malalayang.

Juni Tampemawa, Rabu (7/10) menjelaskan, bayi perempuan berkulit putih dan memiliki rambut lebat itu ditinggalkan ibunya beberapa jam setelah dilahirkan.

Berdasar data medis, wanita yang melahirkan itu mengaku bernama Y, usia 33 tahun dan tercatat sebagai warga Doloduo, Kabupaten Bolaang Mongondow. Wanita ini tidak bisa menunjukkan identitas diri seperti KTP.

Juni Tampemawa mengungkapkan, saat itu pada Selasa (29/9) pukul 22.00 Wita, ada seorang wanita hamil datang ke RS Ratumbusyang.

Wanita yang mengaku bernama Y itu hamil dalam keadaan lewat waktu melahirkan.

Dan menurutnya, ini adalah kehamilan untuk anak ketiga.

"Karena dia sudah posmatur (usia kehamilan sudah lewat dan juga dia bilang ada BPJS, maka kami tawarkan ditangani di tempat yang lebih memadai. Namun ibu itu memaksa ingin melahirkan di rumah sakit ini," kata Juni Tampewa.

Karena pertimbangan kemanusiaan dan tidak mau mengambil risiko, atas persetujuan tertulis pasien, maka rumah sakit pun bersedia melayani.

Kemudian, lanjut Tampemawa, Y akhirnya melahirkan pada Rabu (30/9), pukul 06.10 Wita dalam keadaan normal.

Bayi itu lahir dengan berat 3,3 kilogram dan panjang 50 sentimeter. Dia jam kemudian, ibu dan bayi dipindahkan ke ruangan khusus.

"Sekitar pukul 14.00 Wita, ibu itu mulai gelisah. Katanya lagi menunggu ojek, mau beli ini itu untuk perlengkapan bayi. Pokoknya bermacam-macam alasan yang dibilang," ungkapnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved