Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sumur Warga Sumalangka Kering

Panas yang berkepanjangan di daerah Minahasa, menyebabkan beberapa daerah di Minahasa mengalami kekurangan air.

Penulis: Alpen_Martinus | Editor:

Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO- Panas yang berkepanjangan di daerah Minahasa, menyebabkan beberapa daerah di Minahasa mengalami kekurangan air.

Seperti di Sumalangka Tondano Utara misalnya, sumur beberapa warga mengalami kekeringan, sudah hampir dua bulan." Sudah hampir dua bulan ini, sumur di rumah kami, dan beberapa warga di sini tidak ada airnya lagi," jelas Arfin Tompodung warga setempat.

Padahal sumur yang dimilikinya cukup dalam, mencapai 16 meter, bahkan sempat ditambah kedalaman juga, namun tetap tidak ada air."Biasanya kan kami pakai mesin untuk sedot air, ini sudah tidak keluar air lagi," jelas dia.

Terpaksa, untuk memenuhi kebutuhan air mereka, warga harus mengeluarkan sejumlah uang untuk membeli air, dari penyuplai yang sering menjual air menggunakan profil tank, untuk berbagai macam kebutuhan.

"Ada yang biasanya datang menjual air menggunakan profil tank, satu profil tank yang berisi sekira 250 liter atau lebih besar, dengan harga antara Rp 40-70 ribu, nah air itu yang kami gunakan untuk masak, cuci, mandi, dan kebutuhan lainnya," jelasnya.

Ia menambahkan, sekali beli air, dirinya dan keluarga bisa menggunakannya untuk kebutuhan selama dua minggu, setelah itu membeli air lagi." Mau bagaimana lagi, sudah tidak ada air, ya terpaksa beli, sebab di sini juga, air PDAM tidak jalan sudah lama,"jelasnya.

Dirinya dan beberapa warga lain terus berharap, agar pemerintah memberikan perhatian kepada, berupa bantuan air bersih."Tolong perhatian pemerintah, karena air menjadi kebutuhan utama kami di sini," jelas dia

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved